Ilustrasi batu ginjal/Medicine.net
Health

Kenali Penyebab dan Gejala Gagal Ginjal Akut, Penyakit Berbahaya yang Perlu Diwaspadai

Redaksi
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 09:19
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG – Gagal ginjal akut adalah kondisi dimana ginjal mengalami kerusakan secara mendadak dan tidak dapat berfungsi secara normal. 

Hal ini menyebabkan ginjal tidak dapat membuang limbah metabolisme dari dalam tubuh dan tidak dapat menyeimbangkan air serta elektrolit. 

Berbeda dengan gagal ginjal kronis, gagal ginjal akut terjadi secara tiba-tiba dan mungkin dapat kembali normal, sedangkan gagal ginjal kronis berkembang secara bertahap dan sering kali tidak dapat disembuhkan. 

Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Tanda dan gejala gagal ginjal akut dapat meliputi:

- Berkurangnya produksi urin, meskipun kadang-kadang produksi urin tetap normal

- Retensi cairan, menyebabkan pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki atau kaki Anda

- Sesak napas

- Kelelahan

- Kebingungan

- Mual

- Kelelahan

- Detak jantung tidak teratur

- Nyeri atau tekanan pada dada

- Kejang atau koma pada kasus yang parah

Kadang-kadang gagal ginjal akut tidak menimbulkan tanda atau gejala dan terdeteksi melalui tes laboratorium yang dilakukan untuk alasan lain.

Penyebab gagal ginjal akut dapat terjadi ketika:

1. Gangguan aliran darah ke ginjal

Penyakit dan kondisi yang dapat memperlambat aliran darah ke ginjal dan menyebabkan cedera ginjal, antara lain:

- Kehilangan darah atau cairan

- Obat tekanan darah

- Serangan jantung

- Penyakit jantung

- Infeksi

- Gagal hati

- Penggunaan aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin IB, dan lainnya), natrium naproxen (Aleve, dan lainnya) atau obat-obatan terkait

- Reaksi alergi yang parah (anafilaksis)

- Luka bakar yang parah

- Dehidrasi berat

Kenali gejala penyakit gagal ginjal
Kenali gejala penyakit gagal ginjal

2. Kerusakan pada ginjal

Penyakit, kondisi, dan obat-obatan ini dapat merusak ginjal dan menyebabkan gagal ginjal akut:

- Pembekuan darah di vena dan arteri di dalam dan sekitar ginjal

- Endapan kolesterol yang menyumbat aliran darah di ginjal

- Glomerulonefritis, radang pada saringan kecil di dalam ginjal (glomeruli)

- Sindrom uremik hemolitik, suatu kondisi yang diakibatkan oleh penghancuran dini sel darah merah

- Infeksi, seperti virus yang menyebabkan penyakit virus corona 2019 (COVID-19)

- Lupus, gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan glomerulonefritis

- Obat-obatan, seperti obat kemoterapi tertentu, antibiotik dan pewarna yang digunakan selama tes pencitraan

- Skleroderma, sekelompok penyakit langka yang memengaruhi kulit dan jaringan ikat

- Purpura trombotik trombositopenik, kelainan darah yang langka

- Racun, seperti alkohol, logam berat, dan kokain

- Kerusakan jaringan otot (rhabdomyolysis) yang menyebabkan kerusakan ginjal yang disebabkan oleh racun dari kerusakan jaringan otot

- Kerusakan sel tumor (sindrom lisis tumor), yang menyebabkan pelepasan racun yang dapat menyebabkan cedera ginjal


3. Penyumbatan urin di ginjal

Penyakit dan kondisi yang menghalangi aliran air seni keluar dari tubuh (obstruksi urin) dan dapat menyebabkan cedera ginjal akut, antara lain:

- Kanker kandung kemih

- Pembekuan darah di saluran kemih

- Kanker serviks

- Kanker usus besar

- Pembesaran prostat

- Batu ginjal

- Kerusakan saraf yang melibatkan saraf yang mengendalikan kandung kemih

- Kanker prostat


Faktor risiko gagal ginjal

Gagal ginjal akut hampir selalu terjadi sehubungan dengan kondisi atau peristiwa medis lain. Kondisi yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal akut meliputi:

- Dirawat di rumah sakit, terutama untuk kondisi serius yang membutuhkan perawatan intensif

- Usia lanjut

- Penyumbatan pada pembuluh darah di lengan atau kaki (penyakit arteri perifer)

- Diabetes

- Tekanan darah tinggi

- Gagal jantung

- Penyakit ginjal

- Penyakit hati

- Kanker tertentu dan pengobatannya


Apakah penyakit ini dapat dicegah?

Gagal ginjal akut sering kali sulit diprediksi atau dicegah. Namun Anda dapat mengurangi risiko dengan merawat ginjal Anda, seperti memperhatikan label saat mengonsumsi obat nyeri yang dijual bebas (OTC), berkonsultasi dengan dokter untuk merawat ginjal dan kondisi kronis lainnya, serta menjadikan gaya hidup sehat sebagai prioritas.

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro