Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Jenis Masker yang Direkomendasikan WHO. Ilustrasi seseorang memakai masker/istimewa
Health

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Jenis Masker yang Direkomendasikan WHO

Redaksi
Rabu, 20 Desember 2023 - 16:54
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus Covid-19 kembali melonjak di sejumlah negara di Asean, termasuk Indonesia, dengan rata-rata pertambahan 35-40 kasus per hari.

Kenaikan kasus ini didominasi oleh subvarian Omicron XBB 1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat.

Dilansir dari laman Indonesiabaik.id, subvarian EG2 dan EG5 adalah yang mendominasi Indonesia saat ini.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan RI sangat merekomendasikan masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid-19 dan kembali menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker di ruang publik.

Berikut ini adalah jenis-jenis masker yang bisa Anda gunakan untuk meminimalisir terpapar virus Covid-19 berdasarkan rekomendasi WHO:

1. Masker Kain

Menurut WHO masker kain adalah masker yang diperuntukkan untuk masyarakat umum yang sehat dan tidak bergejala, masker kain menjadi pilihan terakhir jika masker N95 dan masker medis sudah tidak tersedia di pasaran.

WHO juga menetapkan standard masker kain yang perlu memiliki 3 lapisan yaitu lapisan berbahan poliester yang tahan air (bagian depan), Lapisan polipropelina yang berfungsi sebagai penyaring (bagian tengah) dan bahan penyerap air seperti kapas (bagian belakang)

2. Masker Bedah 2 lapis

Masker ini hanya terdiri dari 2 lapisan yaitu lapisan luar dan lapisan dalam tanpa ada lapisan tengah yang berfungsi sebagai penyaring, maka masker ini direkomendasikan oleh WHO agar digunakan oleh orang-orang yang sehat. 

Untuk mencegah penularan, direkomendasikan dalam pemakaian masker 2 ply ini harus didouble dengan masker lain, seperti masker kain atau masker 3 ply yang memiliki penyaring didalamnya.

3. Masker Bedah 3 lapis

Masker bedah ini terdiri dari 3 lapisan yang terdiri dari lapisan luar kedap air (bagian depan), lapisan penyaring dengan densitas tinggi (bagian tengah) dan lapisan penyerap cairan berukuran besar yang berfungsi untuk menyerap cairan yang keluar ketika batuk atau bersin (bagian dalam).

Masker ini direkomendasikan oleh WHO untuk digunakan oleh masyarakat yang memiliki gejala penyakit seperti flu,batuk atau semacamnya.

Selain itu, masker ini diwajibkan untuk digunakan oleh orang yang berusia 60 tahun ke atas atau orang- orang yang bekerja di bidang kesehatan.

4. Masker N95

Menurut WHO, masker ini merupakan masker paling aman yang beredar di pasaran karena tak hanya dapat melindungi pemakai dari droplet tapi masker ini juga mampu melindungi pemakai dari cairan yang berbentuk partikel kecil seperti aerosol. 

WHO merekomendasikan masker ini untuk dipakai oleh tenaga kesehatan yang kontak dekat dengan pasien terinfeksi Covid 19.

5. Reusable Facepiece Respirator

Menurut WHO, masker ini memiliki keefektifan lebih tinggi dari N95 untuk mencegah penyebaran virus, tetapi tergantung dengan kualitas dan jenis filter yang dimiliki. 

Masker ini mampu menyaring partikel kecil sampai yang berbentuk gas, masker ini direkomendasikan untuk para pekerja yang memiliki risiko tinggi dalam aktifitasnya dan dapat digunakan secara berulang selama filternya masih berfungsi dengan baik.

Cara Pakai Masker Menurut WHO

Dilansir dari laman Kemenkes, berikut ini adalah beberapa cara menggunakan masker yang benar sesuai dengan rekomendasi WHO:

1. Mencuci tangan sebelum memakai masker, juga sebelum dan sesudah melepasnya, dan setelah menyentuhnya setiap saat

2. Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu

3. Saat melepas masker, simpan dalam kantong plastik bersih. Jika masker kain, cuci setiap hari, atau buang masker medis di tempat sampah.

4. Jangan menggunakan masker dengan katup udara

(Syahra Fauzia) 

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro