Nyamuk wolbachia/thesicentist
Health

WHO: Kasus Demam Berdarah Dunia Tembus 5 Juta Orang, 5.000 Meninggal Dunia Sepanjang 2023

Mia Chitra Dinisari
Senin, 25 Desember 2023 - 10:29
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan peningkatan infeksi demam berdarah yang tercatat pada tahun 2023 secara global, yang menjadikan potensi ancaman kesehatan masyarakat yang tinggi.

Badan kesehatan PBB memberikan peringatan ketika melaporkan lebih dari lima juta infeksi demam berdarah dan 5.000 kematian akibat penyakit tersebut di seluruh dunia pada tahun 2023.

Saat memberikan pengarahan kepada wartawan di markas besar PBB di Jenewa, Dr Diana Alvarez, Ketua Tim WHO untuk Arbovirus, mengatakan bahwa ancaman tersebut memerlukan perhatian maksimal.

Alvarez mengatakan ancaman tersebut juga memerlukan respons dari seluruh tingkat badan kesehatan PBB untuk mendukung negara-negara dalam mengendalikan wabah demam berdarah saat ini dan bersiap menghadapi musim demam berdarah yang akan datang.

Demam berdarah adalah infeksi virus paling umum yang ditularkan ke manusia yang digigit nyamuk yang terinfeksi. Hal ini banyak ditemukan di daerah perkotaan dengan iklim tropis dan subtropis.

Peningkatan jumlah kasus demam berdarah yang dilaporkan di lebih banyak negara dijelaskan oleh fakta bahwa nyamuk yang terinfeksi kini berkembang biak di lebih banyak negara karena pemanasan global yang terkait dengan peningkatan emisi.

Meskipun empat miliar orang berisiko terkena demam berdarah, sebagian besar dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala dan biasanya pulih dalam waktu satu hingga dua minggu.

Namun, infeksi demam berdarah yang parah ditandai dengan syok, pendarahan hebat, atau kerusakan organ yang parah, menurut WHO.

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa gejala-gejala berbahaya ini sering kali muncul setelah demamnya hilang, sehingga tidak disadari oleh para perawat dan profesional medis.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa tanda-tanda yang harus diwaspadai termasuk sakit perut yang hebat, muntah terus-menerus, gusi berdarah, penumpukan cairan, lesu, gelisah dan pembesaran hati.

Karena tidak ada pengobatan khusus untuk demam berdarah, deteksi dini dan akses terhadap perawatan medis yang tepat sangatlah penting, untuk menurunkan kemungkinan kematian akibat demam berdarah parah.

“Sejak awal tahun ini, lebih dari lima juta kasus dan sekitar 5.000 kematian akibat demam berdarah telah dilaporkan di seluruh dunia dan hampir 80 persen dari kasus tersebut dilaporkan di Amerika, diikuti oleh Asia Tenggara dan Pasifik Barat,” kata Alvarez. .

Dia menambahkan bahwa “wabah demam berdarah juga terjadi di negara-negara rapuh dan terkena dampak konflik di wilayah Mediterania timur seperti Afghanistan, Pakistan, Sudan, Somalia dan Yaman.

Prevalensi nyamuk secara global telah berubah dalam beberapa tahun terakhir karena fenomena El Niño tahun 2023, yang memperparah dampak pemanasan global dan perubahan iklim, kata WHO.

Gejala demam berdarah yang perlu diwaspadai

Dikutip dari Kemenkes, demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang berbahaya dan sangat butuh penanganan secara langsung dari petugas kesehatan atau dokter, sehingga dengan mengetahui beberapa gejala diatas, diharapkan pasien dapat segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan serta terhindar dari berbagai dampak buruk akibat DBD itu sendiri.

Meski pun bisa dicegah, namun penyakit DBD juga sangat perlu mendapatkan perhatian dari masyarakat mengingat gejala yang muncul hampir sama dengan penyakit flu biasa. Padahal, jika tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin, akan menyebabkan komplikasi yang bisa berujung kematian kepada pasien yang terjangkit penyakit DBD.

Berikut ini adalah beberapa gejala awal penyakit DBD yang perlu diwaspadai agar bisa segera mendapatkan penanganan medis, diantaranya adalah

1. Demam tinggi yang mendadak.

meskipun hampir sama dengan penyakit lainnya, namun demam tinggi pada penyakit DBD mencapai 40 Derajat celcius dan tidak disertai dengan gejala bersin atau batuk

2. Nyeri otot

Setelah mengalami demam, pasien yang terjangkit DBD akan mengalami nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti sendi, tulang, otot, hingga daerah belakang mata

3. Sakit kepala parah

Gejala ikutan yang muncul setelah demam adalah rasa sakit kepala yang parah, biasanya terjadi di sekitar dahi

4. Mual dan muntah

Gejala lainnya yang turut dirasakan oleh pasien dewasa maupun anak-anak yang terjangkit penyakit DBD, akan merasakan mual dan juga muntah sehingga juga akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada area perut maupun punggung

5. Kelelahan

Setelah mengalami berbagai gejala di atas, tubuh akan merasakan kelelahan akibat penurunan nafsu makan.

 

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro