Perhatian dari orang tua sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan mental anak dan remaja/The Pharmaceutical Journal
Health

Tips Parenting, 11 Cara Berbicara dan Berkomunikasi ke Anak

Novita Sari Simamora
Senin, 29 Januari 2024 - 18:22
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang tua yang kebingungan dalam mendidik dan berkomunikasi dengan anak. Simak beberapa tips parenting bagi orang dewasa.

Dilansir dari Wiki How, Senin (29/1/2024), anak lebih suka bila mereka didengar saat berbicara dan tidak ada orang dewasa yang menyela saat berbicara. Selain itu, anak-anak juga lebih berupaya untuk memecahkan permasalahan orang dewasa.

Simak tips parenting cara berbicara kepada anak:

1. Duduk atau berlutut setinggi mereka.

Duduk atau berlutut agar sejajar dengan anak, akan membuat kedekatan fisik orang dan orang tua lebih dekat. Saat Anda lebih tinggi dari posisi Anda, maka anak Anda mungkin akan merasa terintimidasi jika Anda terlalu tinggi di atasnya.

Sebaliknya, ambillah tempat duduk atau berlututlah di dekat anak tersebut, sehingga mereka tidak perlu melihat ke arah Anda. Ini dapat membantu mengalihkan pembicaraan Anda.

2. Ngobrol tentang topik yang relevan.

Dilansir dari Kids Health, anak-anak suka berbicara tentang minat dan preferensi mereka. Cobalah tanya tentang hal favoritnya agar menjadi menciptakan topik yang cukup aman. Anda bisa bertanya tentang penyanyi favoritnya, atau acara TV apa yang suka mereka tonton. Anda bahkan bisa bertanya tentang hewan favoritnya, atau membandingkan warna favoritnya.

3. Mintalah bantuan atau nasihat.

Anak-anak suka memecahkan masalah “orang dewasa”. Bagikan masalah ringan yang tidak terlalu serius, ceritakan yang Anda alami dan bagikanlah kesulitan yang Anda miliki. Mintalah bantuan anak Anda untuk mencari kunci dan solusi masalah sehari-hari.

Anda juga bisa bertanya, “Saya tidak tahu hadiah apa yang harus diberikan kepada teman saya untuk ulang tahunnya. Bisakah kamu membantuku memilih hadiah?” atau “Tadinya aku akan menonton film akhir pekan ini, tapi aku ragu-ragu. Menurutmu apa yang harus aku tonton?”

4. Berikan pujian yang tulus dan membesarkan hati

Fokuslah pada usaha dan karakter anak, bukan pada sesuatu yang dangkal. Pujian yang dangkal, seperti “Rambutmu terlihat lucu sekali” atau “Aku suka bajumu” memang bagus, tapi tidak akan bertahan lama.

Sebaliknya, fokuslah pada sesuatu yang sedang dilakukan anak secara aktif. Pujian khusus memberikan dampak yang jauh lebih besar dan membantu Anda lebih mudah terhubung dengan anak-anak.

Misalnya saja, pujian seperti “Aku suka caramu menggambar kuda”, “Kamu terlihat sangat keren saat memakai sepatu roda” dan “Kamu baik sekali mau berbagi camilan dengan kakakmu” jauh lebih tulus daripada “Kamu matanya warnanya cantik sekali!” atau “Keluargamu sangat besar.”

5. Ajukan pertanyaan terbuka.

Pertanyaan ya atau tidak, tidak akan membawa Anda terlalu jauh dalam percakapan. Sebaliknya, ajaklah anak untuk menjelaskan secara mendetail tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan.

Sebelum mengajukan pertanyaan, pikirkan dulu pertanyaan tersebut. Jika anak dapat menjawabnya dalam 1 atau 2 kata, cobalah menyusun ulang pertanyaannya. “Apa hal favoritmu di sekolah hari ini?” adalah pertanyaan yang jauh lebih baik daripada “Apakah harimu menyenangkan di sekolah?”

Halaman:
  1. 1
  2. 2
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro