Jangan Malas Jalan Kaki, Bisa Kurangi Risiko Kematian Bloomberg/qilai Shen
Health

Jangan Malas Jalan Kaki, Bisa Kurangi Risiko Kematian

Mutiara Nabila
Selasa, 30 Januari 2024 - 13:43
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Siapa bilang untuk menjaga kesehatan harus olahraga berat? Ternyata hanya dengan rutin berjalan kaki bisa meningkatkan kesehatan dan mengurangi risiko kematian.

Melalui media sosial X-nya, penulis buku kesehatan Rizal Do mengatakan bahwa kebiasaan jalan cepat punya banyak manfaat untuk kesehatan, lho.

Hal ini juga dibuktikan oleh banyak penelitian tentang hubungan langkah kaki sehari-hari dengan risiko meninggal. 

"Misal, risiko kematian bisa turun 50–60 persen buat kamu yang langkah kakinya lebih banyak dibandingin sama yang langkahnya paling dikit. Artinya, makan sering km jalan kaki, makin sehat!" tulisnya dalam sebuah utas, dikutip Selasa (30/1/2024).

Namun, batas langkah optimal tiap orang akan berbeda-beda tergantung umur. Untuk orang tua, 6000-8000 langkah per hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaat. Sedangkan untuk yang lebih muda, butuh lebih dari itu.

Dari penelitian lainnya yang diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology menemukan denhan jalan minimal 3.867 langkah sehari, sudah bisa mengurangi risiko kematian dari penyakit apa pun.

Bahkan, meskipun jalan kaki hanya 2.337 langkah sehari, sudah bisa mengurangi risiko kematian karena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, Rizal menegaskan bahwa ternyata bukan hanya jumlah langkahnya saja yang penting, tapi juga kecepatan berjalannya juga.

"Jalan cepat di beberapa waktu sehari, apalagi kalau sudah kebiasaan, meski gak harus terus-terusan, bisa ngurangin risiko meninggal juga," tambahnya.

Tapi, yang perlu digarisbawahi adalah, penelitian ini menyebutkab bahwa jika berjalan dengan kecepatan >40 atau 100 langkah per menit tidak terlalu berhubungan dengan risiko kematian.

Pada penelitian yang berbeda, melibatkan 226.889 orang dari 17 studi di seluruh dunia, melaporkan setiap menambah 500-1000 langkah sehari, risiko kematian juga bisa semakin turun. 

Penelitian tersebut juga menyebutkan dengan menambah 1.000 langkah sehari, bisa mengurangi risiko kematian karena penyakit apa pun sebanyak 15 persen. Sedangkan dengan menambah 500 langkah sehari bisa mengurangi risiko kematian karena penyakit jantung sebanyak 7 persen.

Prof. Maciej Banach yang memimpin penelitian ini menyebutkan bahwa, semakin banyak jalan, semakin baik, dan ini berlaku untuk semua orang.

Penelitiannya juga menemukan dengan berjalan 4.000 langkah sehari sudah cukup untuk mengurangi risiko kematian karena penyakit apa pun, terutama penyakit jantung.

Senada, melansir European Society of Cardiology, Dr. Ibadete Bytyçi dari University Clinical Center of Kosovo, Pristina, Kosovo, mengatakan bahwa sampai saat ini, belum jelas berapa jumlah langkah yang optimal, baik dari segi titik batas yang harus diambil.  

Dalam meta-analisis yang dilakukannya bersama para peneliti selama rata-rata tujuh tahun. Pada orang berusia 60 tahun atau lebih, besaran penurunan risiko kematian lebih kecil dibandingkan pada orang berusia kurang dari 60 tahun.  

Pada orang dewasa yang lebih tua, terjadi penurunan risiko kematian dari berjalan kaki sebesar 42 persen pada mereka yang berjalan antara 6.000 dan 10.000 langkah sehari, sementara terdapat penurunan risiko sebesar 49 persen pada orang dewasa muda yang berjalan antara 7.000 dan 13.000 langkah sehari.

Penulis : Mutiara Nabila
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro