Situ Cicereum di Desa Kaduela/Bisnis
Travel

Rekomendasi Desa Wisata di Kuningan Jabar untuk Libur Lebaran

Hakim Baihaqi
Jumat, 12 April 2024 - 18:31
Bagikan

Bisnis.com, KUNINGAN - Mudik ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat tidak lengkap rasanya kalau tidak berkunjung ke objek wisata. Selain, Wisata Ikan Dewa Cibulan dan Waduk Darma, keberadaan Gunung Ciremai pun sama-sama memiliki daya tarik.

Kaki Gunung Ciremai menyimpan beberapa tempat wisata tersembunyi, beberapa di antaranya Desa Cibuntu dan Desa Kaduela. Keduanya berada di Kecamatan Pasawahan yang berada tepat di Kaki Gunung Ciremai bagian utara.

Berikut ini ulasan singkat Desa Kaduela dan Desa Cibuntu yang perlu Anda ketahui sebelum berkunjung:

1. Desa Kaduela

Desa Kaduela merupakan salah satu desa kaki Gunung Ciremai yang berada di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Salah satu spot daya tarik di desa itu adalah Telaga Cicerem .

Telaga Cicerem yang saat ini juga menjadi daya tarik baru wisata Kuningan berjarak 29 kilometer dari pusat Kota Kuningan dan bisa tempuh dalam 1 jam perjalanan. 

Untuk bisa sampai di lokasi, pengunjung bisa melintasi beberapa akses, baik menggunakan jalur Cirebon Dukupuntang atau Sumber-Mandirancan. Tidak perlu khawatir, akses memadai bagi kendaraan roda empat. 

Sesampainya di Desa Kaduela Telaga Cicerem, pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp15.000 dan langsung diarahkan untuk memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir yang sudah disediakan pengelola. 

Setiba di lokasi, pengunjung langsung disajikan pemandangan telaga atau perigi yang memiliki luas 900 meter nan eksotis. Pancaran sinar matahari membuat air di telaga tersebut tampak biru dan jernih sehingga ribuan ekor ikan air tawar bisa terlihat jelas. 

Beberapa spot menarik disediakan oleh pihak pengelola bagi pengunjung yang ingin berswafoto atau memberi makan ikan di telaga tersebut. 

Tidak hanya melakukan swafoto atau sekadar bersantai menyaksikan panorama alam, pengunjung pun bisa mengelilingi Telaga Cicerem menggunakan perahu atau pun berenang bersama ribuan ikan. 

Keberadaan Telaga Cicerem tidak lepas dari cerita legenda seorang wanita bernama Nyi Bomas Inten. Sosok tersebut merupakan warga asli Desa Kaduela yang dipersunting Syekh Abdul Iman keturunan dari Kesultanan Cirebon. 

Masyarakat Desa Kaduela mempercayai, kalau Nyi Bomas Inten masih menjaga Telaga Cicerem. Sehingga, masyarakat sekitar bahu membahu untuk menjaga kelestarian sumber mata air tersebut.

Selain itu, masyarakat sekitar membuat patung yang menyerupai sosok Nyimas Bomas Inten di tengah telaga. Patung tersebut saat menjadi ikon wisata tersebut

2. Desa Cibuntu

Desa Wisata Cibuntu berjarak 17 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Kuningan. Desa yang semula merupakan tambang galian ini berubah menyuguhkan pesona alam hamparan persawahan dan hutan bambu.

Potensi desa yang diresmikan pada 2012 merupakan salah desa wisata unggulan di Kuningan. Di dalamnya, ada Air Terjun Gongseng, camping ground, wisata offroad, hingga ratusan homestay.

Selain itu, situs peninggalan masa lampau masih terjaga baik, di antaranya situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh, dan Hulu Dayeuh. Situs tersebut merupakan sisa masa kejayaan kerajaan Hindu-Budha.

Keberhasilan Desa Wisata Cibuntu dalam mengundang pelancong berbuah penghargaan sebagai salah satu dari lima desa terbaik dalam bidang homestay di tingkat Asean.

Setelah diganjar penghargaan itu, masyarakat desa terus meningkatkan pelayanan dan penyediaan akomodasi dengan menerapkan tetap menerapkan cleanliness, health, safety and environment (CHSE).

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro