Pendaki yang naik ke Pos 2 Gunung Rinjani tetapi tidak memiliki tiket eRInjani/Instagram
Travel

Tidak Punya Tiket, 105 Peserta Open Trip Sempat Naik ke Pos 2 Gunung Rinjani

Novita Sari Simamora
Selasa, 16 April 2024 - 20:20
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengungkapkan bahwa 105 orang pendaki yang menggunakan jasa open trip, sempat naik ke pos 2 Sembalun, padahal tidak memiliki tiket online.

Adapun jumlah peserta pendaki open trip mencapai 148 pendaki, tetapi hanya 43 orang yang memiliki tiket melalui aplikasi eRinjani.  Meskipun hanya 43 orang yang memiliki tiket, semua pendaki peserta open trip ini nekat naik hingga ke Pos 2 Gunung Rinjani.

Sesampai di Pos 2 Gunung Rinjani, petugas taman nasional mempertanyakan jumlah peserta open trip dan tiket peserta. Mari menjadi pendaki cerdas," dikutip dari akun Instagram TNGR, Selasa (16/4/2024).

Saat itu, petugas Taman Nasional yang berjaga di Pos 2 Sembalun langsung memberikan arahan dan pemahaman kepada calon pendaki.

Setiap pendaki yang ingin masuk Taman Nasional Gunung Rinjani harus memiliki tiket pendakian yang bisa diperoleh melalui pembookingan melalui aplikasi eRinjani.

Ketika bertemu dengan pendaki open trip yang tidak punya tiket, petugas TNGR langsung menegaskan agar pendaki yang tidak memiliki tiket eRinjani, berhenti mendaki dan turun, keluar dari Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Dikutip dari penyelenggara open trip, harga paket mendaki Gunung Rinjani 3 hari 2 malam senilai Rp1,4 juta. 

Salah seorang pendaki peserta open trip enggan membeberkan detail dan kronologis peristiwa tersebut. 

"Sekarang kami dalam keadaan baik-baik saja dan sedang mendaki Gunung Rinjani. Biarkan masalah ini menjadi urusan OT CFD dan TO Rinjani," ungkap seorang peserta open trip gagal via pesan WA.

Dikutip dari Instagram penyelenggara open trip, CFD Traveller membantah informasi yang simpang siur di media sosial dan menyebut bahwa informasi tersebut sebagai hoax. Sebab, crew dan owner terbang langsung ke Lombok ketika peristiwa ini terjadi.

"Ini miskomunikasi antara OT sama pihak TO yang harus tanggung jawab penuh terkait simaksi dan lain-lain, yang  CFD bayar baru DP Rp40 juta dan ternyata CFD ketipu sama pihak TO yang tidak ada e-tiketnya," dikutip dari Instagram CFD Traveller.

Saat Bisnis.com menghubungi melalui Intagram open trip CFD Traveller, penyelenggara open trip belum membalas hingga berita ini diturunkan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro