Gejala dan Dampak Depresi pada Pekerja, Jangan Diabaikan/cadasorg
Health

Gejala dan Dampak Depresi pada Pekerja, Jangan Diabaikan

Redaksi
Minggu, 21 April 2024 - 12:52
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Kesehatan Dunia WHO menjelaskan depresi bisa disebabkan ketika mengalami pelecehan, perundungan, kekerasan,atau peristiwa buruk yang telah menimpa seseorang sehingga mengalami traumatis mendalam.

Akibatnya, seseorang bisa bertindak untuk melukai diri sendiri hingga bunuh diri.

Dilansir dari National Institute of Mental Health, ada berbagai jenis depresi, beberapa di antaranya berkembang karena keadaan tertentu.

1. Depresi berat meliputi gejala suasana hati yang tertekan atau kehilangan minat, sebagian besar terjadi selama minimal 2 minggu, yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Gangguan depresi persisten (juga disebut distimia atau gangguan distimik) terdiri dari gejala depresi ringan yang berlangsung lebih lama, biasanya minimal 2 tahun.

3. Depresi perinatal adalah depresi yang terjadi selama kehamilan atau setelah melahirkan. Depresi yang dimulai saat kehamilan disebut depresi prenatal, dan depresi yang dimulai setelah bayi lahir disebut depresi pasca melahirkan.

4. Gangguan afektif musiman adalah depresi yang datang dan pergi seiring musim, dengan gejala biasanya dimulai pada akhir musim gugur atau awal musim dingin dan hilang pada musim semi dan musim panas.

5. Depresi dengan gejala psikosis adalah suatu bentuk depresi berat di mana seseorang mengalami gejala psikosis, seperti delusi (mengganggu, keyakinan yang salah) atau halusinasi (mendengar atau melihat hal-hal yang tidak didengar atau dilihat orang lain).

Jika Anda mengalami beberapa tanda dan gejala berikut hampir sepanjang hari, hampir setiap hari, selama minimal 2 minggu, Anda mungkin mengalami depresi:

  • Suasana hati sedih, cemas, atau “kosong” yang terus-menerus
  • Perasaan putus asa atau pesimisme
  • Perasaan mudah tersinggung, frustrasi, atau gelisah
  • Perasaan bersalah, tidak berharga, atau tidak berdaya
  • Hilangnya minat atau kesenangan terhadap hobi dan aktivitas
  • Kelelahan, kekurangan energi, atau perasaan melambat
  • Kesulitan berkonsentrasi, mengingat, atau mengambil keputusan
  • Kesulitan tidur, bangun terlalu pagi, atau tidur berlebihan
  • Perubahan nafsu makan atau perubahan berat badan yang tidak direncanakan
  • Sakit atau nyeri fisik, sakit kepala, kram, atau masalah pencernaan tanpa penyebab fisik yang jelas yang tidak hilang dengan pengobatan
  • Pikiran tentang kematian atau bunuh diri atau upaya bunuh diri

Dalam dunia kerja, depresi sangat memengaruhi performa pekerja dalam menyelesaikan tugasnya.

Dilansir Workplace Mental health, depresi yang dialami pekerja bisa berakibat fatal bagi perusahaan, salah satu aspek yang berpengaruh adalah pendapatan itu sendiri.

Ada beberapa dampak ketika depresi melanda pekerja, berikut ini

1. Sulit berkonsentrasi
2. Memiliki kesulitan untuk mengingat
3. Sulit mengambil keputusan
4. Mudah tersulut emosi dan mudah lelah
5. Mengisolasi diri
6. Mengabaikan pekerjaan
7. Kurang percaya diri
8. Perubahan penampilan
9. Sulit berpikir
10. Produktivitas menurun

Karena itu, bagi pekerja yang merasakan gejala depresi segera memeriksakan kepada ahli kesehatan yang berkompeten di bidangnya. (Muhammad Sulthon Sulung Kandiyas)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro