Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seven to 7 Berbagi Pengalaman dan Ilmu Steak ke Pelanggan

Laju perkembangangan bisnis steak 10 tahun terakhir telah mencapai pencapaian yang cukup mengejutkan, khusus di kawasan Jakarta. Makanan Barat ini banyak variasinya dengan keunggulan masing-masing.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Desember 2014  |  09:48 WIB
Steak - eswete.com
Steak - eswete.com


Bisnis.com, JAKARTA-- Laju perkembangangan bisnis steak 10 tahun terakhir telah mencapai pencapaian yang cukup mengejutkan, khusus di kawasan Jakarta. Makanan Barat ini banyak variasinya dengan keunggulan masing-masing.

Salah satu café steak yang dapat Anda kunjungi adalah café steak Seven to 7 Meat Shop and Café. Rumah steak yang berada di kawasan Puri Indah Mal, Jakarta Barat tersebut tidak hanya menyajikan steak sebagaimana warung steak umumnya.

Di sini para pelanggan merasakan pengalaman menikmati makanan steak seperti di/luar negeri. Ketika pengunjung datang akan disuguhi mushroom soup. Rasanya gurih dan kental, ditambah potongan-potongan roti kering kecil membuat rasa semakin enak.

Selain itu sup ini juga menggunakan bumbu khas Seven to 7. Setelah itu, pengunjung dimanjakan dengan salad yang berisi potongan daun seledri, jagung yang membuat nafsu makan Anda bertambah. Setelah itu, disajikan menu utama sesuai daging steak yang Anda pesan. Terakhir, sebelum Anda meninggalkan desk makan, Anda akan kembali dimanjakan dengan secangkir puding lemon lengkap.

Seven to 7 Meat Shop and Café berdiri pada tahun 2009. Ide berdiri berawal dari kebutuhan rumah tangga untuk membeli daging berkualitas (kesegaran, cara pemotongan, penyimpanan, serta kejujuran presentasi) di daerah Pantai Indah Kapuk dan sekitarnya.

Awal berdiri, Seven to 7 merupakah sebuah toko daging, pelanggan dapat membeli daging sapi dan cafe kecil yang hanya menyediakan sandwich, fresh juice, kopi dan teh. Akhirnya Seven to 7 mulai memperluas fasilitas menjadi steak house yang lebih besar.

Salah satu pendiri Seven to 7, Marta Suryaatmajaya, menerangkan selain menyajikan pengalaman memakan steak, pihaknya juga memiliki visi mengedukasi konsumen tentang steak dan daging yang digunakan.

“Setiap waiter’s dit empat kami telah kami training dahulu sebelumnya, sehingga setiap hari dapat mempresentasikan masakan kami di depan pelanggan. Langkah tersebut dilakukan untuk menambah pengetahuan pelanggan terhadap masakan, khususnya masakan Steak,” kata Marta. Jumat (12/12/14).

Pendiri lain cafe ini, Lina H Sarmili, juga menambahkan bahwa steak dengan harga terjangkau belum tentu dapat mewakili kualitas daging steak tersebut. Steak yang berkualitas adalah steak yang kandungan protein di dalamnya tetap terjaga.

“Harga terjangkau serta kelezatan rasa dari steak yang dihidangkan, belum tentu mewakili kualitas dari daging yang diolah menjadi steak,”

“Kandungan yang terdapat dalam daging hewani untuk dikonsumsi oleh tubuh kita sebagai salah satu sumber protein, harus melalui proses pengolahan yang tepat dan dikonsumsi secara tidak berlebihan,” tambah Lina.

Berbagai macam pilihan daging yang tersedia di setiap outlet Seven to 7 antara lain grassfed, grainfed, wagyu, kobe, matsuzaka. (Bisnis.com)

BACA JUGA:

NATAL 2014: Nasib Pedagang Pohon Cemara di Tengah Menjamurnya Mal

SULIT PUNYA ANAK: 5 Makanan Bantu Cepat Hamil


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

premium steaks

Sumber : Bisnis.com

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top