Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KAA 2015: Pegelaran Angklung Spektakuler Dimajukan Jadi 23 April 2015

Pagelaran spektakuler angklung, bagian dari Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60, dipercepat dua hari menjadi Kamis, 23 April 2015.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 18 April 2015  |  13:32 WIB
Seorang seniman menyelesaikan pembuatan angklung di bengkel produksi Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/4/2015). Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Saung Angklung Udjo akan melakukan pemecahan rekor bermain angklung oleh 20.000 ribu orang saat pergelaran Harmony Angklung For The World yang merupakan rangkaian puncak Peringatan Ke-60 Konferensi Asia Afrika di Stadion Siliwangi Bandung pada 23 April 2015. - Antara/Novrian Arbi
Seorang seniman menyelesaikan pembuatan angklung di bengkel produksi Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/4/2015). Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Saung Angklung Udjo akan melakukan pemecahan rekor bermain angklung oleh 20.000 ribu orang saat pergelaran Harmony Angklung For The World yang merupakan rangkaian puncak Peringatan Ke-60 Konferensi Asia Afrika di Stadion Siliwangi Bandung pada 23 April 2015. - Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA – Pagelaran spektakuler angklung, bagian dari Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60, dipercepat dua hari menjadi Kamis, 23 April 2015.

Rencana awal, pagelaran angklung berjuluk Angklung for the World itu digelar Sabtu, 25 April 2015. Waktu boleh berubah, tapi lokasi pagelaran tetap sama, yakni di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat.

Pagelaran itu disebut spektakuler karena sebanyak 20.000 orang akan bermain angklung untuk memecahkan rekor dunia berupa Guiness Book of The Record Pagelaran Angklung.

Aksi ini akan melampaui rekor pemain terbanyak angklung yang dipegang New York, USA, sebanyak 5.000 orang, dan di Beijing, China sebanyak 10.000 orang.

Seluruh pemain angklung akan mengenakan kaos bertuliskan Wonderful Indonesia. Ajang ini tidak sekadar menjadi suguhan untuk para kepala negara yang datang ke Peringatan KAA, melainkan juga untuk masyarakat Indonesia.

Angklung ialah alat musik yang terbuat dari potongan bambu, terdiri dari dua hingga empat tabung bambu yang dirangkai dan disatukan dengan tali rotan. Alat musik ini telah terdaftar di UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia  sejak November 2010.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angklung KAA Konferensi Asia Afrika guiness book of the record
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top