Gejala Kanker Paru-paru, Apa Saja?

Peringatan Hari Kanker Paru Sedunia berlangsung setiap 1 Agustus. Kanker paru adalah salah satu kanker terbanyak di dunia. Kematian akibat kanker paru di dunia lebih banyak daripada gabungan kematian akibat kanker payudara, kanker kolon dan kanker prostat.
Tisyrin Naufalty Tsani | 02 Agustus 2015 00:20 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan kadar karbondioksida dalam paru-paru, saat uji pemeriksaan kesehatan sopir bus dan kendaraan di Terminal Tirtonadi Solo, Rabu (8/8). Pemeriksaan laik jalan kendaraan dan sopir bus dilakukan rutin sebagai persiapan arus mudik dan arus balik Lebaran. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Peringatan Hari Kanker Paru Sedunia berlangsung setiap 1 Agustus. Kanker paru adalah salah satu kanker terbanyak di dunia. Kematian akibat kanker paru di dunia lebih banyak daripada gabungan kematian akibat kanker payudara, kanker kolon dan kanker prostat.

Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI‎ Tjandra Yoga Aditama mengatakan gejala kanker paru antara lain perubahan jenis dahak, nyeri dada atau punggung, batuk darah dan sulit menelan.

"Menghindari faktor risiko dan melakukan deteksi dini akan amat berperan untuk keberhasilan pengobatan," katanya melalui keterangan resmi Sabtu (1/8/2015).

Satu dari lima kematian akibat kanker di dunia terjadi akibat kanker paru, dan setiap tahun ada lebih dari 1,8 juta‎ kasus kanker paru baru di dunia.

Sementara itu, estimasi WHO tentang 10 penyebab kematian di dunia tahun 2015 menunjukkan bahwa kanker paru, trakea dan bronkus merupakan penyebab kematian ke 7 di dunia.‎

Faktor risiko‎ kanker paru yaitu kebiasaan merokok, dan bahan lain yang juga faktor risiko adalah radon, asbestos, arsenik, berilium dan uranium, serta riwayat radiasi.

Faktor resiko lain yaitu mempunyai penyakit paru lain (emfisema, bronkitis kronik, PPOK dan TB)  juga meningkatkan risiko terkena kanker paru‎, riwayat keluarga yang juga menderita kanker paru, serta pernah mengalami kanker di alat tubuh lain!

Risiko mendapat kanker paru meningkat dengan pertambahan usia, dan laki-laki lebih sering dari perempuan‎.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kanker paru-paru

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top