Waspada, Kekurangan Vitamin Ini Bisa Sebabkan Sakit Kanker
Health

Waspada, Kekurangan Vitamin Ini Bisa Sebabkan Sakit Kanker

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 26 Maret 2024 - 12:45
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kanker adalah penyakit kompleks yang ditandai dengan pertumbuhan dan proliferasi sel yang tidak terkendali, dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup.

Dilansir dari timesofindia, meskipun peran nutrisi dalam pencegahan dan pengobatan kanker sudah diketahui dengan baik, kekurangan vitamin dan mineral tertentu telah terlibat dalam peningkatan risiko kanker.

Berikut beberapa risiko kanker karena kekurangan vitamin

1. ​Kekurangan vitamin C dikaitkan dengan berbagai jenis kanker​

Vitamin C, juga dikenal sebagai asam askorbat, adalah vitamin yang larut dalam air dengan sifat antioksidan kuat. Ini memainkan peran penting dalam sintesis kolagen, penyembuhan luka, dan fungsi kekebalan tubuh. Asupan vitamin C yang lebih rendah telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker tertentu, terutama kanker esofagus, lambung, dan paru-paru.

Kekurangan vitamin C mengurangi pertahanan antioksidan, menyebabkan peningkatan stres oksidatif dan kerusakan DNA, yang dapat mendorong perkembangan kanker. Hal ini penting untuk fungsi kekebalan tubuh, dan kekurangannya dapat mengganggu pengawasan kekebalan terhadap sel kanker. Ini mempengaruhi metilasi DNA dan modifikasi histon, yang dapat mempengaruhi pola ekspresi gen yang relevan dengan perkembangan dan perkembangan kanker.

2. ​Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kanker lambung​

Vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk penglihatan, fungsi kekebalan tubuh, dan diferensiasi sel. Retinoid, bentuk aktif vitamin A, mengatur ekspresi gen dan memainkan peran penting dalam pertumbuhan sel dan apoptosis. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kekurangan vitamin A dan peningkatan risiko kanker tertentu, terutama kanker paru-paru, kerongkongan, dan lambung.

Kekurangan vitamin A mengganggu fungsi kekebalan tubuh, mengurangi kemampuan tubuh untuk mengidentifikasi dan menghilangkan sel-sel kanker. Retinoid terlibat dalam pengaturan proses diferensiasi sel, dan kekurangan vitamin A dapat menyebabkan pertumbuhan dan proliferasi sel tidak teratur. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan peningkatan stres oksidatif dan kerusakan DNA, sehingga mendorong permulaan dan perkembangan kanker.

3. Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan kanker pankreas

Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak yang memainkan peran penting dalam metabolisme kalsium, kesehatan tulang, dan fungsi kekebalan tubuh. Defisiensi vitamin D tersebar luas dan mempengaruhi sebagian besar populasi di seluruh dunia, terutama di wilayah dengan paparan sinar matahari terbatas atau asupan makanan yang tidak memadai.

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kadar vitamin D yang rendah dan peningkatan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, prostat, kolorektal, dan pankreas.

Vitamin D mengatur proliferasi sel, diferensiasi, dan apoptosis, memberikan efek anti kanker dengan menghambat pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Ini memodulasi respon imun, meningkatkan imunitas bawaan dan meningkatkan aktivitas anti tumor sel imun. Ini menghambat angiogenesis, pembentukan pembuluh darah baru yang memasok tumor, sehingga membatasi pertumbuhan dan metastasisnya.

4. ​Kekurangan selenium berisiko kena kanker prostat​

Selenium adalah mineral dengan sifat antioksidan yang memainkan peran penting dalam melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan mendukung fungsi kekebalan tubuh. Kekurangan selenium telah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat, paru-paru, kolorektal, dan kulit.

Selenium bertindak sebagai kofaktor untuk glutathione peroksidase, enzim yang menetralkan spesies oksigen reaktif (ROS) dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Selenium berpartisipasi dalam mekanisme perbaikan DNA, mencegah mutasi yang dapat menyebabkan perkembangan kanker. Ini mempengaruhi fungsi sel kekebalan dan produksi sitokin, mendukung pengawasan kekebalan terhadap sel kanker.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro