Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LOMBA PERANCANG MODE 2015: Ini Pemenangnya

Setelah melakukan penilaian yang ketat, akhirnya para juri Lompa Perancang Mode (LPM) 2015
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 31 Oktober 2015  |  17:34 WIB
Model memperagakan busana rancangan desainer Anne Avantie yang bertajuk Gambang Semarang pada acara Jakarta Fashion Week 2016 di Jakarta, Selasa (27/10). - Antara
Model memperagakan busana rancangan desainer Anne Avantie yang bertajuk Gambang Semarang pada acara Jakarta Fashion Week 2016 di Jakarta, Selasa (27/10). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah melakukan penilaian yang ketat, akhirnya para juri Lompa Perancang Mode (LPM)  2015   antara lain  Musa Widyatmodjo, Itang Yunasz, Ali Charisma, dan Tri Handoko memutuskan pemenang  LPM 2015 diraih oleh Ansy Savitri, 27, Jakarta dengan tema This Charming Woman.

Pengumuman itu dilakukan setelah ke-10 finalis memperagakan hasil karya mereka pada Jakarta Fashion Week 2016 di Fashion Tent Senayan City, Jumat  (30/10/2015) malam.

Ansy  terinspirasi dari kecintaan pada grup musik asal Inggris, The Smiths. Dari inspirasi itu, dia menciptakan koleksi pakaian wanita yang memadukan preppy dan feminine look dalam nuansa semi-formal.

Ide The Carming Woman diwujudkan antara lain melalui gaun panjang dengan detail setengah jaket, celana kulot panjang, kemeja dan pullover oversize, atasan asimetris, hingga rok flare dengan detail lipatan di bagian samping. Wanita mandiri yang mengapresiasi musik dan seni adalah target konsumen rancangan Ansy. 

Juara kedua diraih oleh  Ninette Marasuchim 20, yang berasal dari Semarang. Inspirasi rancangan Ninette datang dari keindahan putri duyung, yang menurutnya sangat magis dan memikat.

Dia memadukan keelokan putri duyung dengan sosok idola lainnya, Kylie Jenner. Mengusung tema akuatik, koleksinya pun  didominasi warna keabu-abuan dan metalik. Ninette menggunakan material neoprene, crepe, denim, kulit metalik, bahan jaring, dan katun.

Juara ketiga adalah Arlini Pramudya, 27, dari Jakarta dengan tema Asmat Dalam Goresan. Keunikan budaya Suku Asmat menginspirasi Arlini mewujudkan pakaian yang bernapas tradisional namun modern.

Karakteristik ukiran khas Suku Asmat dengan bentuk manusia, diaplikasikan ke dalam rancangan, menggunakan teknik rubber print, embroidery, dan drapery.

Dia mengombinasikannya dengan sharp tailoring dan layering.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jfw
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top