Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bermasalah Mengatur Waktu? Ini Tipsnya

Setiap orang memiliki jumlah waktu yang sama 24 jam. Namun, sebagian orang bisa berakhir sukses, sementara yang lain biasa saja. Bagi Puteri Indonesia 2008, Zivanna Letisha, salah satunya dipengaruhi kemampuan mengatur waktu.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 25 April 2016  |  02:00 WIB
Founder dan CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky - aNTARA
Founder dan CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky - aNTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap orang memiliki jumlah waktu yang sama 24 jam. Namun, sebagian orang bisa berakhir sukses, sementara yang lain biasa saja. Bagi Puteri Indonesia 2008, Zivanna Letisha, salah satunya dipengaruhi kemampuan mengatur waktu.

"Bagi saya waktu lebih berharga dari uang. Karena uang bisa diperoleh lagi, sementara waktu tidak bisa kembali," katanya saat meluncurkan buku Trik Juara Mengatur Waktu.

Dalam buku tersebut, Zivanna membagi tipsnya bagaimana mengatur waktu. Pertama, kenali diri sendiri. Apakah masuk dalam kategori morning person yakni orang yang produktif bekerja pada pagi hari atau burung hantu yakni orang yang produktif bekerja pada malam hari. Selanjutnya, membuat perencanaan dan target yang harus dilakukan.

"Tidak ada yang salah dari keduanya. Tinggal bagaimana mengatur waktu sesuai dengan karakter kita, mengatur energi kita agar bisa bekerja produktif," sarannya.

Tips lain datang dari CEO Bukalapak, Achmad Zaky. Dia mengenalkan konsep membeli waktu. Caranya, mendelegasikan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh orang lain. Melalui cara itu, dia menyampaikan kekuatan sebuah tim.

Menurutnya, untuk mencapai sebuah mimpi, tidak semua harus dikerjakan sendiri. Perlu orang lain juga untuk mengerjakan. Hasilnya, saat ini dirinya sudah memiliki 350 karyawan

Kedua, berani berkata tidak pada hal-hal yang tidak masuk fokus pekerjaan. Menurutnya, menerima segala macam tawaran undangan atau proyek lain akan merusak fokus, sehingga hasil yang sedang dikerjakan tidak maksimal.

"Saat ini 99% undangan yang masuk, saya tolak. Memang saya harus berdasar pada prioritas," tipsnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekerja paruh waktu
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top