Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakar Neurosains: Pelajaran Multibahasa Lebih Baik Diajarkan Sejak Dini

Pelajaran multibahasa merupakan hal yang sangat bagus untuk dipelajari sejak dini, karena semakin banyak stimulus pada otak anak maka semakin bagus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Juni 2016  |  17:00 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemberian stimulasi multibahasa sejak dini dinilai akan memberi manfaat kepada anak.

Ahli Neurosains dari Universitas of California, Taruna Ikrar, mengatakan pelajaran bahasa lebih baik diajarkan pada anak-anak sejak dini.

"Pelajaran multibahasa merupakan hal yang sangat bagus untuk dipelajari sejak dini, karena semakin banyak stimulus pada otak anak maka semakin bagus," ujar Taruna di Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Taruna menjelaskan usia dua hingga tujuh tahun merupakan tahap yang penting dalam perkembangan otak manusia.

Pada usia tersebut, anak penuh dengan rasa ingin tahu dan sebaiknya stimulasi yang diberikan harus sebanyak mungkin.

"Usia dua sampai tujuh tahun merupakan usia yang kritis sekali. Jadi lebih baik tidak usah pilah pilih dalam memberikan stimulasi," ujarnya.

Ikrar menambahkan, semakin banyak stimulasi, maka semakin banyak terjadi koneksi pada otak. Belajar bahasa sejak dini pun lebih mudah dibandingkan ketika dewasa.

Ikrar juga mengingatkan para orang tua untuk bersabar dan tidak membentak anak pada usia tersebut.

"Sangat berpengaruh pada perkembangan anak dalam hal ini empati. Anak yang sering dibentak, maka anak tersebut jadi resistan terhadap bentakan, dan anak tersebut akan melakukan hal serupa," jelas dia.

Saat terjadi bentakan, maka akan terangsang hormon stresnya, dan lama kelamaan menjadi tidak takut lagi terhadap bentakan.

Untuk itu, dia menyarankan para orang tua untuk bersabar dalam mendidik anak karena hal itu sangat penting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahasa

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top