Ubud/Indonesia Travel
Kuliner

Alaya Resort Ubud Kenalkan Restoran Terbarunya, Manisan

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 27 September 2016 - 04:58
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR--Alaya Resort Ubud resmi membuka Manisan, sebuah restoran dengan suasana asri, nyaman, dan kaya akan sentuhan artistik yang telah menjadi trademark Alaya.

Jimmy Gunawan, CEO Alaya International Management (AIM) Hospitality Group, mengungkapkan di bawah arahan maestro kuliner Indonesia, William Wongso, menu-menu yang ditampilkan adalah beragam pilihan menu dari seluruh Indonesia serta menawarkan teater kuliner yang lengkap dengan pertunjukan masak yang penuh kejutan.

“Dalam menciptakan keseimbangan menu untuk menyuguhkan pengalaman kuliner yang luar biasa memerlukan sentuhan seorang maestro dan kami sangat beruntung William Wongso bergabung dengan kami untuk memberikan arahan yang tepat. Dengan sentuhan eklektik dari beragam menu tradisional seperti Minangkabau dan Bandung, belum lagi ditambah ragam makanan tradisional dari Pontianak dan Ambon, kami yakin bahwa pilihan menu di Manisan merupakan duta keberagaman serta kekayaan kuliner bangsa kita,” paparnya disela-sela pembukaan Manisan, Jumat (23/9/2016).

Dia menjelaskan, Manisan berlokasi di tengah lahan padi produksi yang berada di lingkungan resort dan mampu menampung hingga 128 tamu. Dengan nuansa joglo yang dibawa khusus dari Jawa Tengah dan dirangkai di Ubud, sentuhan artistik tersebut diyakini mampu memperkaya nuansa eklektik-modern di Manisan.

“Manisan juga sangat beruntung telah mendapatkan sentuhan dari Made WIjaya, seniman berkebangsaan Australia yang telah puluhan tahun mendalami seni tradisi di Bali. Berkatnya, Manisan semakin ciamik dengan pilihan meja kayu klasik, lantai keramik yang dicat dengan tangan, serta beragam pilihan karya seni lainnya yang berbaur sempurna dengan langit-langit kayu berukir,” cetusnya.

Dia menambahkan, dengan Manisan, pihaknya juga akan mengundang para koki dari seantero negeri yang sangat mungkin memiliki rahasia dan talenta tersembunyi untuk menampilkan sebuah maestro kuliner. “Nama Manisan sendiri terinspirasi dari nama salah satu makanan khas Indonesia, semacam acar manis yang dibuat dari bermacam buah-buahan tropis khas Indonesia dan biasanya disajikan saat perayaan hari besar atau acara keluarga,” imbuhnya.

William Wongso mengaku pihaknya tidak bisa egois di dalam urusan kuliner Indonesia karena Indonesia sendiri mempunyai kekayaan kuliner yang luar biasa. “Kuliner Indonesia sendiri terlalu banyak misalnya dari Jambi banyak yang belum tahu dan ini yang akan kami bawa kesini secara rutin. Selain itu, setiap teater kuliner juga akan ada workshop dan siapapun yang ingin belajar akan kami berikan fasilitas disini. Jadi Manisan ini total nantinya dari seluruh Indonesia akan disajikan disini. Saya harap Bali bisa menjadi culinary hub dengan adanya Manisan ini,” jelasnya.

Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro