Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Idealnya, Ruang Kerja di Rumah Itu Seperti Ini

Pekerjaan yang menumpuk tak sepenuhnya bisa diselesaikan di kantor. Melanjutkannya di rumah adalah salah satu solusinya. Tetapi, akan lebih baik jika di rumah kita memiliki ruang kerja tersendiri.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 21 Oktober 2016  |  14:26 WIB
Ruang kerja - Istimewa
Ruang kerja - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pekerjaan yang menumpuk tak sepenuhnya bisa diselesaikan di kantor. Melanjutkannya di rumah adalah salah satu solusinya. Tetapi, akan lebih baik jika di rumah kita memiliki ruang kerja tersendiri. 

Ketika menyelesaikan pekerjaan di rumah, Anda bisa lebih tenang dan fokus, karena jauh dari hiruk pikuk keramaian. Kelebihan lainnya, Anda bisa mengkreasikan ruang kerja sesuka hati. Sekali lagi, di rumah Anda adalah bosnya. 

Desainer interior Dimas Iman Suryono mengatakan, untuk membuat ruang kerja di rumah harus memperhatikan terlebih dahulu latar belakang profesi si pemilik.

Ini dilakukan guna mengetahui kebutuhan fasilitas dan aktivitas pada area tersebut. Umpamanya, seorang desainer interior memerlukan meja yang lebih besar untuk menunjang pekerjaannya. Sebab. kerja desainer senantiasa menggunakan kertas gambar yang lebih besar untuk menggambar sebuah rancangannya. 

"Idealnya ruang kerja di rumah itu berdekatan dengan area privat. Alasannya untuk mendapatkan ketenangan dan fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya," kata pemilik studio Imanoo tersebut, Jumat (21/10/2016). 

Soal besaran ruangan, Dimas mengatakan. hal itu dapat dirujuk dari kebutuhan si pemilik rumah. Sekali lagi bergantung pada latar belakang profesinya. Tetapi. apabila menghitung besaran minimal, kebutuhan dasar ruang kerja adalah satu buah meja kerja, kursi kerja, kabinet penyimpanan, dan side table. "Itulah keperluan dasar untuk sebuah ruang kerja," tuturnya. 

Adapun mengenai penerapan lay out  kabinet atau lemari buku, biasanya diletakkan pada area yang mudah terjangkau. Area ini umumnya berada di belakang kursi kerja karena pemakaian kursi tersebut bisa diputar dan memiliki roda. Sehingga, memudahkan pengguna untuk melakukan kegiatannya. 

Selain itu untuk urusan tempat kerja menghadap atau menyampingi jendela harus dilihat secara keseluruhan. Bila, menghadap jendela disarankan yang memiliki pemandangan bagus agar membuat pengguna menjadi lebih rileks.

 "Kalau berada di samping jendela, si pengguna tentu akan lebih fokus pada pekerjaannya."

"Intinya kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing," tuturnya. 

Masih soal jendela, Dimas menuturkan dalam mendesain suatu ruang atau arsitektur lebih memiliki keuntungan jika jendelanya berukuran besar. Pasalnya kita akan memiliki pemandangan luar ruang yang maksimal, serta yang penting yaitu pencahayaan alami akan masuk ke ruang lebih banyak. 

Benda lainnya yang juga tak boleh luput dalam ruang kerja ini adalah lampu kerja untuk memfokuskan penglihatan. Meski sudah ada lampu utama, tetapi masih diperlukan lampu tersebut. Sebab lampu utama memiliki keterbatasan pencahayaan. Di situlah lampu meja itu bekerja. 

Masuk ke penggunaan warna ruangan, Dimas menyarankan untuk menggunakan warna-warna cerah. Misalnya, warna merah dan turunannya, bisa digunakan pada satu dinding atau suatu produk yang menjadi poin menariknya. Warna merah sendiri dapat memicu manusia untuk lebih bersemangat.

"Kalau karpet merupakan produk tambahan dekorasi yang memiliki fungsi estetis. Jadi pada ruangan kerja boleh ditambahkan karpet agar lebih dinamis," ujarnya.

Sementara itu, jika hendak menaruh pajangan lebih baik yang bisa disematkan di dinding. Soalnya jika ditaruh di meja kerja dikhawatirkan bisa memecah konsentrasi pekerjaan. Kalau pun mau ditaruh di atas meja, pajangan itu bisa berupa aksesoris yang tak terlalu besar serta warna yang tidak mencolok. 

Dimas mengingatkan, ruang kerja di rumah sebaiknya tertutup. Jikalau ingin terlihat besar atau multifungsi, bisa menggunakan folding door atau pintu penyekat yang ketika ditutup akan memiliki area privasi tersendiri. Sedangkan jika dibuka akan menjadikan ruang yang lebih besar dan terintegrasi dengan ruang lainnya. 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruang kerja
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top