Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gejala Alergi pada Anak

Konsultan Alergi Imunologi Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Profesor Budi Setiabudiawan mengatakan, guna memaksimalkan tumbuh kembang anak, maka perlu dikenali sejak dini gejala alergi yang ada pada anak tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 November 2016  |  19:38 WIB
Alergi anak. - Istimewa
Alergi anak. - Istimewa

Bisnis.com, SURABAYA - Konsultan Alergi Imunologi Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Profesor Budi Setiabudiawan  mengatakan, guna memaksimalkan tumbuh kembang anak, maka perlu dikenali sejak dini gejala alergi yang ada pada anak tersebut.

"Mengenali sejak dini gejala alergi pada anak diharapkan mampu untuk memaksimalkan tumbuh kembang seorang anak," katanya di sela kegiatan edukasi "Tanggap Alergi" di Puskesmas Kali Kedinding Surabaya, Selasa (8/11/2016).

Gejala alergi pada anak ini bermacam-macam seperti timbul ruam merah, eksim, biduran pada kulit. Atau, yang terjadi pada saluran napas seperti sesak napas, batuk pada malam hari tanpa disertai dengan panas.

"Selain itu, juga yang terjadi pada saluran cerna seperti bayi menangis karena kolik, diare. Semua ini, harus dikenali dan kemudian dikonsultasikan kepada dokter anak," katanya.

Setelah dilakukan diagnosa, kemudian dicari penyebab alergi untuk selanjutnya dikendalikan dengan cara menghindari penyebab alergi tersebut, apakah itu dari makanan atau juga dari zat yang terhirup.

"Dengan demikian, tumbuh kembang anak bisa dimaksimalkan, karena penyebab alergi pada anak ini bisa dihindari dan anak tidak terkena alergi tersebut," katanya.

Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat - Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, DRSulistiawati, M.Kes, mengatakan, selama ini masih banyak orangtua yang belum memahami cara mengenali gejala alergi yang tepat tetapi mencoba mengambil solusi sendiri.

"Untuk itulah dibutuhkan penyuluhan mengenai alergi yang berkelanjutan dan komprehensif, yang mudah dipahami sehingga orangtua dapat mengenali serta menangani risiko alergi dengan tepat agar anak tetap dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan kualitas hidup anak tetap terjaga," katanya.

Sementara itu, Healthcare Nutrition Director Nutricia Sarihusada, Ahmad Hamdani, mengatakan, alergi tidak saja berdampak pada tingkat kesehatan di kemudian hari, tapi juga dapat berdampak pada produktivitas penderita alergi.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dokter kulit Alergi

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top