Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wayang Bocor Eko Nugroho Sukses Rebut Perhatian Publik

Seniman kontemporer Eko Nugoho sukses menggelar pertunjukan The Wayang Bocor yang menggambarkan proses asimilasi budaya Islam dan budaya Jawa. Publik Jakarta mendapatkan kesempatan melihat pertunjukan yang terlebih dahulu dipertontonkan di hadapan khalayak di Amerika Serikat.
Ramdha Mawaddha
Ramdha Mawaddha - Bisnis.com 18 Juli 2017  |  16:39 WIB
Wayang Bocor Eko Nugroho Sukses Rebut Perhatian Publik
Wayang Bocor Eko Nugroho - dok.istimewa / Eko Nugorho
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Terinspirasi dari pertunjukan wayang kulit, Seniman Kontemporer Eko Nugroho menghadirkan pertunjukan wayang kontemporer yang diberi nama The Wayang Bocor, yang bertajuk Semeleh (God Bliss).

Pertunjukan wayang bocor yang berjudul Semeleh ini dibuat Eko khusus untuk proyek Asia Society di New York, Amerika Serikat. Tidak mengherankan jika proyek ini diperlihatkan perdana kepada para pencinta seni di New York, North Carolina, dan Los Angles Amerika Serikat.

Para pencinta seni di Ibu Kota mengaku terkesan dengan pertunjukan wayang bocor yang digelar semalam di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Senin (17/7). Pertunjukan berdurasi 80 menit ini menggabungkan antara kesenian wayang dan teater. Dalam pertunjukan ini, Eko menggandeng Sutradara Gunawan Maryanto untuk menghibur publik Ibu Kota.

Eko mengatakan, pertunjukan ini dipersiapkan selama setahun, dan langsung diperlihatkan kepada publik di Amerika Serikat. "Di Amerika kami ingin mempersentasikan hasil karya orang Indonesia," tuturnya.

Dia menjelaskan, karya Semelah ini sengaja mengangkat isu tentang kehadiran Islam di Jawa. Isu ini sengaja diambil untuk menunjukkan kepada publik bahwa agama merupakan alat untuk menyatukan umat, dan bukan alat untuk memecah umat seperti yang tengah terjadi di Indonesia saat ini.

Lebih lanjut Eko mengatakan, pertunjukan Wayang Bocor adalah proyek penciptaan karya pertunjukan wayang kontemporer dimulai sejak 2008.

"Pertunjukan ini terinsipirasi oleh pertunjukan wayang tradisional yang diyakini sebagai budaya Jawa. Wayang berasal dari kata wewayangan yang berarti bayangan. Di mana pertunjukan wayang ini menghadirkan bayangan di balik kelir (layar putih) dengan sorot khusus yang pada jaman dulu disebut blencong. Dan biasanya pertunjukan ini menghadirkan adaptasi cerita Ramayana & Mahabharata. Namun, pada zaman kerajaan Majapahit mulai juga dihadirkan cerita Panji (leluhur Majapahit)," jelasnya.

Para pencinta seni akan melihat perbedaan antara wayang pakem dan wayang bocor.

Pada pertunjukan Wayang Bocor, pakem pertunjukan wayang tradisi tetap dihadirkan melalui permainan wayang dalam bayangan dengan menggunakan kelir dan sorot lampu. Namun dalam kehadirannya, tokoh wayang sudah tidak lagi menggunakan tokoh-tokoh dalam wayang tradisi, tetapi digantikan dengan figur yang diciptakan atas sensitivitas imajinasi Eko Nugroho dalam karya yang berbentuk lukisan, patung, gambar, bordir, dan animasi.

Nilai dari pertunjukan ini adalah kolaborasi para seniman dari berbagai disiplin dalam perwujudannya. Eko Nugroho sebagai pemilik ide dan pewujud visual membutuhkan kolaborator dari para seniman dari berbagai disiplin di wilayah seni pertunjukan a.l. penulis naskah, sutradara, manajer produksi, penata lampu, dan penata musik. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk menggali lebih dalam kemungkinan munculnya estetika baru dalam pertunjukan wayang kontemporer yang baru dan segar.


 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seni rupa kontemporer wayang
Editor : Diena Lestari
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top