Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Kebutaan di Indonesia Peringkat 3 di Dunia

Indonesia menempati urutan ketiga dalam daftar negara dengan tingkat kebutaan tertinggi di dunia, yakni mencapai 1,5% lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 13 Oktober 2017  |  13:22 WIB
Katarak penyebab utama kebutaan di Indonesia - Antara
Katarak penyebab utama kebutaan di Indonesia - Antara

Bisnis.com JAKARTA - Indonesia menempati urutan ketiga dalam daftar negara dengan tingkat kebutaan tertinggi di dunia, yakni mencapai 1,5% lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di Indonesia, terdapat sekitar 3,5 juta orang mengalami kebutaan pada kedua belah mata dimana 50%-nya atau sekitar 1,5 juta orang mengalami kebutaan akibat katarak.

Penyebab lainnya adalah glukoma dan kelainan refraksi seperti minus, plus, silinder, dan lainnya.

Spesialis mata Rumah Sakit Royal Progress Sunter Christina Yuliana mengatakan Kebanyakan dari mereka yang mengalami katarak di Indonesia berusia minimal 45 tahun, sementara di luar negeri pada usia 60 tahun.

"Hal ini dikarenakan negara Indonesia, yang notabene negara tropis, mendapatkan pancaran sinar ultraviolet (UV) lebih banyak sehingga memengaruhi daya tangkap mata," katanya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (13/10/2017).

Selain itu, terkait global warming, lapisan ozon bumi pun menjadi tipis dan semakin memudahkan masuknya sinar UV secara langsung ke manusia. Meningkatnya harapan hidup Indonesia dari 68 tahun menjadi 78 tahun, memengaruhi kenaikan jumlah kasus katarak di Indonesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buta
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top