Marlina si Pembunuh Empat Babak Menang Kompetisi Film di Polandia

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak kembali membawa kabar gembira bagi dunia perfilman tanah air. Kali ini mereka menang dalam sebuah kompetisi film di Polandia.
Ilman A. Sudarwan | 23 November 2017 16:19 WIB
Marlina the murder - twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak mendapatkan penghargaan dari Five Flavours Asian Film 2017 di Polandia. Film besutan sutradara Mouly Surya tersebut menyabet penghargaan untuk kategori Network for the Promotion of Asian Cinema (NETPAC) Jury Award.

Dikutip dari website resmi www.piecsmakow.pl, dinyatakan menang karena visi yang mereka tawarkan dalam film tersebut. Selain itu, film ini juga dipuji karena berhasil membuat fim bergaya western dalam lanskap Asia yang khas.

"Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak adalah pilihan kami yang bulat untuk penghargaan NETPAC di Five Flavours Asian Film Festival tahun ini. Film ini memiliki visi tunggal yang unik, terutama dalam kualitas gayanya, menggunakan ikonografi genre Western yang ditransformasikan ke lanskap Asia kontemporer. Ini istimewa dan menantang, dan disertai dengan kualitas luar biasa dalam editing dan desain suara pada khususnya,” tertulis dalam web resmi fetival tersebut.

Pujian juga dilayangkan kepada sutradara Moly Surya. Dia dipuji sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Asia saat ini. Melalui film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Mouly dianggap mampu meghadirkan sentuhan khas ke dalamnya.

“Sutradara Mouly Surya tidak diragukan lagi merupakan salah satu talenta Asia yang luar biasa saat ini, dan dia membawa suaranya yang khas ke film ini."

Mouly Surya sendiri mengatakan sangat berterima kasih dengan tanggapan penonton yang ada di Polandia. Menurut pengakuannya, banyak penonton yang tertarik untuk lebih mengenal kebudayaan Indonesia melalui film tersebut.

"Pada sesi tanya jawab setelah pemutaran Marlina, banyak penonton yang tertarik dengan konteks kultur Sumba dan Indonesia dari film ini. Saya berterima kasih Marlina mendapat sambutan yang baik di Polandia,” ujarnya.

Five Flavors Asian Film Festival sendiri adalah survei tahunan bioskop dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Selama 11 tahun mereka secara konsisten menampilkan film-film yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. 

Sebelumnya film ini juga menyabet penghargaan bergengsi lainnya. Yaitu film dengan skenario terbaik pada FIFFS Maroko edisi ke-11, Marsha Timoty menyabet penghargaan aktris terbaik dari Sitges International Fantastic Film Festival—mengalahkan bintang Nicole Kidman, dan penghargaan sebagai film terbaik Asian Nest Wave dari The QCinema Film Festival, Filipina.

Produser sekaligus Penulis Naskah film ini Rama Adi mengatakan saat ini sang sutradara dan timnya sedang keliling ke beberapa negara selain Polandia. Di negara-negara tersebut mereka juga ikut dalam kompetisi yang berbeda. Dalam waktu dekat, kemungkinan akan ada kabar terbaru dari kejuaraan yang mereka ikuti di sana.

"Dalam seminggu ini kami ada di Polandia, Taipei, Tokyo, dan di Brisbane. Yang di Taipei, itu sudah pengumuman tapi kita tidak dapat di sana. Dalam 2-3 hari ini mungkin akan ada hasilnya dari kompetisi di Tokyo," jelasnya.

Puas dengan penghargaan serta penerimaan yang baik dari masyarakat Internasional, Rama berharap Marlina juga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Sejauh ini Marlina sudah ditonton oleh hampir 70.000 penonton di seluruh Indonesia. Ke depan, masih akan ada penambahan layar untuk pemutaran Marlina di seluruh Indonesia.

"Sampai sekarang, setelah seminggu kurang lebih ada 70.000 penonton di seluruh Indonesia. Sejauh ini sudah film ini sudah ada di sekitar 70 layar, penerimaan di tempat-tempat baru seperti Padang juga baik. Tetapi kalau paling bagus tetap di Jakarta ya, di Taman Ismail Marzuki dan di Setiabudi." jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top