Ini Kata Pidi Baiq Tentang Sosok Asli Dilan

Sejak tayang pada 25 Januari 2018, Film Dilan 1990 menjadi euforia baru bagi masyarakat. Antusiasme masyarakat yang besar membuat mereka jadi menebak-nebak siapakah sosok asli Dilan, Milea, dan teman-temannya. Berbeda dengan sosok Milea asli yang sudah lebih dulu dikenali dari akun twitter @MileaAdnan sejak 2015, sosok si 'Panglima Tempur' masih menjadi tanda tanya.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 05 Februari 2018 15:33 WIB
Film 'Dilan' dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak tayang pada 25 Januari 2018, Film Dilan 1990 menjadi euforia baru bagi masyarakat.

Film yang divisualisasikan dari novel karya penulis asal Bandung, Pidi Baiq, ini sudah meraih 3 juta penonton dalam kurun waktu 10 hari sejak ditayangkan. Diangkat dari kisah nyata, kisah cinta sederhana dan karakter tokoh yang unik membuat para penonton film maupun pembacanya jadi jatuh hati.

Antusiasme masyarakat yang besar membuat mereka jadi menebak-nebak siapakah sosok asli Dilan, Milea, dan teman-temannya. Berbeda dengan sosok Milea asli yang sudah lebih dulu dikenali dari akun twitter @MileaAdnan sejak 2015, sosok si 'Panglima Tempur' masih menjadi tanda tanya.

Banyak yang mengira sosok Dilan yang sesungguhnya adalah Pidi Baiq, sang penulis novel. Lantaran makin marak asumsi publik tentang sosok Dilan dan kawan-kawan, Pidi Baiq melalui akun twitter-nya @pidibaiq, memberikan untuk menepis berbagai opini yang sudah beredar di media sosial.

Berikut kutipan cuitan Pidi Baiq:

"Sblm novelnya sy bikin, sy sdh membuat perjanjian dg Dilan sebenarnya yg minta jati dirinya tdk diungkap. Begitu jg dg Milea Adnan Hussain. Sy tdk akan melanggar janji, sedangkan kamu hanya menduga2. Ini diperlukan dan dilakukan dg tujuan yg baik, demi kenyamanan keluarga mereka."

"Sudahlah. Mari kita hargai. Biarkan menjadi rahasia, yang penting kita tau bagaimana ceritanya dan mengambil pelajaran dari itu jika ada. Saya tidak akan melanggar perjanjian. sampai mereka memberi saya izin untuk mengungkap siapakah Dilan dan Milea sebenarnya."

Dua cuitan lelaki kelahiran Bandung, 7 Agustus 1972 di atas itu menjelaskan bahwa ia tidak akan mengungkapkan siapakah sosok dua tokoh utama dalam novel Dilan maupun filmnya karena sudah terlanjur berjanji untuk tidak 'membongkar' identitas mereka tanpa izin. Berikut cuitan selanjutnya:

"Saya jg menghargai beberapa kajian yg berusaha mengungkap siapakah Dilan dan Mila sebenarnya, baik itu melalui kata-kata, gambar maupun video, tetapi sesungguhnya mereka hanya bisa menduga2 saja, demi meraih tujuannya masing2 yg saya tdk tau itu apa, Dan kemudian saya ketawa."

"Demi menjaga perjanjian itu, beberapa org yg terlibat di dlm novel Dilan pun sdh sepakat untuk tdk mengungkap jati dirinya. Bahwa kemudian ada sebagian org yg mengatakan dirinya adlh Piyan atau Anhar dll melalui sosmed mrk sendiri, sesungguhnya mrk hanya pandai mengaku2 saja."

"Demikian yg terpaksa hrs sy katakan, sehubungan dg maraknya kajian melalui berbagai media yg menduga2 siapakah Dilan dan Milea sebenarnya, siapakah Piyan, Anhar atau Wati sebenarnya. Tetapi tetap sy ucapkan terimakasih krn sdh membuat dunia menjadi rame oleh apa yg dilakukannya."

Sama juga dengan tiga cuitan lanjutan ini, Pidi mengatakan dia menghargai banyaknya asumsi tentang sosok asli Dilan, Milea, dan kawan-kawan. Bahkan, dia juga berusaha memahami mereka yang mengaku sebagai sosok teman-teman dekat Dilan dan Milea, seperti Wati, Piyan, serta Anhar.

Namun, Pidi kembali menegaskan tidak bisa mengungkapkan siapakah sosok asli karakter yang diperankan oleh Iqbal Ramadhan dan Vanesha Prescilla.

Terakhir, Pidi Baiq berpesan agar masyarakat yang sudah terlanjur jatuh hati kepada karakter Dilan, tidak mengikuti perilaku buruknya.

"Dan jangan pernah ditiru apa-apa yang buruk dari Dilan. Dia sendiri mengaku lebih banyak melakukan kesalahan dan keburukan yang perlu dimaafkan. Tetapi saya lbh suka mengadili diri sendiri daripada mengadili orang lain. Hanya Allah Yang Maha Suci. Hanya Allah Yang Maha Benar." 

Tag : film indonesia
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top