Seribu Orang di Central Park Kampanye Lawan Stroke

Indonesia Stroke Society, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, PT Kalbe Farma, Tbk bersama dengan Central Park dan Neo Soho Mal bekerjasama melakukan kampanye pencegahan dan penanganan stroke selama dua hari berturut-turut.
Yoseph Pencawan | 24 Februari 2018 23:10 WIB
Antrean peserta kampanye Strike Back at Stroke di both Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Sabtu 24 Februari 2018. - JIBI/Yoseph Pencawan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia Stroke Society, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, PT Kalbe Farma, Tbk bersama dengan Central Park dan Neo Soho Mal bekerjasama melakukan kampanye pencegahan dan penanganan stroke selama dua hari berturut-turut.

Ketua Yayasan lndonesia Stroke Society dr. Adin Nuikhasanah, Sps, MARS mengatakan, kegiatan bertema "Strike Back at Stroke" tersebut melibatkan sekitar seribu orang yang terdiri dari stroke warrior, survivor, caregiver dan komunitas stroke yang ada di Jakarta.

"Kami melakukan berbagai aktivitas pencegahan stroke antara lain, zumba untuk otak yang sehat, pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, aksi amal dan penampiian hiburan musik," ujarnya di sela-sela acara, Sabtu (24/02/2018).

Secara garis besar, event yang dihelat di Tribeca Park, Central Park Mall itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Stroke. Mulai dari faktor risiko, pencegahan hingga penanganannya secara lebih sederhana dan menarik.

Melalui acara yang dilangsungkan pada 24 dan 25 Februari 2018 ini mereka ingin mengajak  masyarakat memahami bahwa stroke merupakan isu besar karena menjadi penyebab kematian nomor tiga dan merupakan penyebab cacat permanen terbesar di Indonesia.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dibuat setiap lima sampai enam tahun sekali, kata dr. Adin, pada 2013 prevalensi stroke di Indonesia sebanyak 12,1 per 1.000 penduduk. Sudah jauh lebih tinggi dari 2007 yang hanya 8,3 per 1.000.

Karena itu mereka ingin melakukan edukasi kepada komunitas pasien stroke, keluarga dan pemerhati penyakit untuk memberikan informasi mengenai penyakit ini serta memberikan terapi dan layanan yang dibutuhkan, termasuk pemilihan nutrisi dan pola hidup yang lebih baik.

Adapun logo yang dipakai dalam kampanye ini berupa siluet tangan dan kalimat Strike Back at Stroke yang memberikan arti perlawanan terhadap Stroke sehingga penderitanya tidak boleh kalah dan harus terus berkarya.

 

 

Tag : stroke
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top