Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kanker Neuroblastoma, Apa Saja Tanda pada Anak yang Perlu Diwaspadai?

Neuroblastoma merupakan satu dari enam jenis kanker yang paling sering diderita anak-anak di Indonesia, selain Leukimia, Retinoblastoma, Limfoma Malignum, Karsinoma Nasofaring dan Kanker Tulang.
Yoseph Pencawan
Yoseph Pencawan - Bisnis.com 08 Maret 2018  |  19:12 WIB
Kanker Neuroblastoma, Apa Saja Tanda pada Anak yang Perlu Diwaspadai?
Ilustrasi - JIBI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Neuroblastoma merupakan satu dari enam jenis kanker yang paling sering diderita anak-anak di Indonesia, selain Leukimia, Retinoblastoma, Limfoma Malignum, Karsinoma Nasofaring dan Kanker Tulang.

Mnenurut dr. Abdul Kadir, Direktur Utama Rumah Sakit Dharmais, Neuroblastoma (kanker saraf tepi) adalah tumor embrional dari sistem saraf simpatis yang berasal dari cikal bakal jaringan saraf (primitif neural crest).

"Tanda atau gejala-gejalanya timbul sesuai dengan penyebaran yang terjadi," katanya, belum lama ini.

Penyebaran ke tulang di belakang mata ditandai dengan perdarahan di sekitar mata dan mata menonjol. Kemudian penyebaran pada tulang menyebabkan nyeri pada tulang sehingga mengakibatkan anak menjadi lemah dan gelisah.

Jika penyebarannya ke perut maka akan menyebabkan perasaan tidak enak, terasa penuh dan diare. Bila sampai menekan pembuluh darah balik dan aliran getah bening tungkai bawah, maka akan timbul bengkak di buah zakar dan tungkai bawah.

Begitu juga tekanan darah akan tinggi akibat tekanan tumor pada pembuluh darah.

Berikutnya, penyebaran ke rongga dada dan leher akan menyebabkan kumpulan gejala berupa turunnya kelopak mata pada satu sisi mata, kontraksi pupil, mata kering serta pembengkakan di leher.

Sedangkan penyebaran ke paraspinal, bila mengarah ke foramen neural dan korpus vertebra dapat menyebabkan nyeri, lumpuh serta gangguan fungsi kandung kencing dan usus.

"Secara medis, pengobatan yang dapat dilakukan pada penyakit ini hanya operasi dan kemoterapi."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top