Meremajakan Organ Intim Wanita dengan Laser, Amankah?

Laser Vagina Tightening yang dimiliki oleh ZAP Beauty Clinic menjadi sasaran perawatan bagi para wanita modern, terutama yang telah melalui proses melahirkan normal.
Dika Irawan | 15 Maret 2018 00:40 WIB
/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Laser Vagina Tightening yang dimiliki oleh ZAP Beauty Clinic menjadi sasaran perawatan bagi para wanita modern, terutama yang telah melalui proses melahirkan normal.

LVT adalah tindakan non invasif menggunakan teknologi Laser Erbium Yag yang dilakukan di dalam dan luar organ keintiman wanita, bertujuan untuk meremajakan dan mengembalikan kembali struktur optimal dari organ intim dan sekitarnya.

Saat laser ditembakkan, pasien akan merasakan rasa hangat, tapi tidak sampai menimbulkan rasa sakit yang membutuhkan masa pemulihan. Jadi ZAP Laser Vagina Tightening sangat nyaman dan aman untuk dilakukan.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin Grace Waworuntu, meremajakan vagina dengan laser adalah prosedur medis yang aman. “LVT adalah prosedur yang sangat nyaman dan tindak menimbulkan rasa sakit. Kenapa aman? karena tidak meninggalkan bekas luka dan bekas tindakan”, ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/3/2018).

Manfaat lain dari LVT adalah dapat mengencangkan otot disekitar vagina agar lebih elastis. Perawatan ini juga bisa membantu mengurangi keluhan beser. Untuk wanita menopause, selain meremajakan daerah vagina juga mengurangi keluhan turun peranakan pada wanita.

ZAP Laser Vagina Tightening terdiri dari dua tahap. Pertama, laser akan ditembakkan dari dalam dinding vagina. Tahap kedua, laser ditembakkan pada bibir vagina dan area sekitarnya. Waktu yang dibutuhkan sekitar 60 menit mulai dari klien masuk ruang perawatan, dilakukan anastesi, dilakukan perawatan, hingga selesai perawatan.

Untuk hasil yang optimal, dianjurkan untuk lakukan LVT sebanyak satu hingga tiga kali per tahun tergantung dari seberapa berat keluhan yang dimiliki.

Sebelum perawatan, klien diminta untuk melakukan pemeriksaan papsmear yaitu prosedur untuk menguji kehadiran kanker serviks pada wanita atau menunjukkan hasil papsmear satu tahun terakhir untuk memastikan tidak adanya infeksi dan tanda keganasan pada area kewanitaan. Perawatan ini sebaiknya dilakukan diluar masa menstruasi.

Setelah perawatan ZAP Laser Vagina Tightening, klien juga dianjurkan untuk puasa berhubungan intim untuk tujuh sampai 14 hari kedepan.

Tag : laser, kecantikan
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top