Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garap Album Baru, Elton John Gandeng Penyanyi Dunia dari Lady Gaga hingga Coldplay

Nama penyanyi Elton John bukan lagi nama asing di panggung musik pop mancanegara. Bersama partner penulis lagunya Berniet Taupin dia telah menghadirkan lagu-lagu hits seperti Tiny Dancer, Rocket man, dan Candle in the Wind.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 10 April 2018  |  18:33 WIB
Garap Album Baru, Elton John Gandeng Penyanyi Dunia dari Lady Gaga hingga Coldplay
Elton John - thetelegraph.co.uk
Bagikan

Bisnis.com, LOS ANGELES – Nama penyanyi Elton John bukan lagi nama asing di panggung musik pop mancanegara. Bersama partner penulis lagunya Bernie Taupin dia telah menghadirkan lagu-lagu hits seperti Tiny Dancer, Rocket man, dan Candle in the Wind.

Pekan lalu, mereka berdua merilis dua album tribute untuk kolaborasi mereka yakni Revamp dan Restoration. Para penyanyi seperti Miley Cyrus, Coldplay, Ed Sheeran, Lady gaga, dan Willie Nelson terlibat di dalamnya. Mereka menginterpretasikan kembali lagu-lagu masterpiece karya John dan Taupin.

“Saya dan Bernie gembira melihat bagaimana para penyanyi yang kami kagumi yang terlibat dalam album Revamp memilih untuk menambahkan sisi keunikan mereka masing-masing di dalam proses penyusunan album ini,” ujar John sebagaimana dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, pengalaman bekerja sama bersama para musisi muda tersebut membuktikan bahwa lagu-lagunya masih relevan di kalangan anak muda. “Dan artinya lagu-lagu kami akan terus mencapai para pendengar dan penggemar baru.”

Pada album Revamp, terdapat berbagai genre musik dari mulai hip-hop hinga pop. Salah satu lagunya yang berjudul Bernie and Jets dinyanyikan oleh John yang bekolaborasi bersama penyanyi P!nk dan penyanyi rap Logic.

Sementara itu, band indie rock Inggris Florence and the Machine membawakan lagu Tiny Dancer. Sedangkan penyanyi Ed Sheeran membawakan lagu Candle in the Night. Sheeran menggubah lagu tersebut menjadi terdengar lebih bernuansa folk.

“Ketika masih berusia 6 tahun, ayah saya selalu mendudukkan saya di depan televisi dan mengajak saya menonton lagu tersebut sebagai sesuatu yang sangat penting, dan harus saya tonton,” ucap Sheeran.

Selain mereka ada pula penyanyi Miley Cyrus yang bernyanyi untuk kedua album tersebut. Dalam album Restoration dia juga berkolaborasi bersama penyanyi Miranda Lambet, Kacey Musgraves, Little Big Town, Dolly Parton, dan lain-lain.

Penyanyi dan grup musik lain seperti Sam Smith, Mary J. Blige, Mumford & Sons, Demi Lovato, The Killers, Dierks Bentley, dan Emmylou Harris juga terlibat di dalam kedua album ini.

Anak dari penyanyi Johny Cash, Rosanne Cash mengatakan bahwa John merupakan seorang musikologis yang begitu mendalam. Menurutnya dia selalu mengobservasi banyak musik secara mendalam. Dari mulai musik Appalachian hingga musik penyanyi George Jones, ataupun aliran folk, gospel, dan blues.

John dan Taupin sendiri mulai berkolaborasi sejak 1967 setelah mereka berdua mencoba melamar lowongan penulis lagu yang diiklankan oleh Liberty Records. Mereka terakhir berkolaborasi dalam album John Wonderful Crazy Night yang dirilis pada 2016.

"Karena kecintaan kami pada semua jenis musik, kami tidak terjebak dalam satu genre. Sejak hari pertama, kami meminjam dari semua yang bagus tentang musik Amerika,” kata Taupin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

music

Sumber : Reuters

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top