Bukan Cuma Nutrisi, Menyusui Juga Berdampak Psikologis Besar ke Bayi

Aktivitas menyusui oleh ibu kepada bayinya bukan saja memenuhi kebutuhan nutrisi untuk perkembangan tubuh dan kesehatan, melainkan juga memberikan pengaruh psikologis yang sangat positif terhadap si kecil.
Yoseph Pencawan | 24 Mei 2018 00:07 WIB
Seorang ibu menggendong bayinya. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Aktivitas menyusui oleh ibu kepada bayinya bukan saja memenuhi kebutuhan nutrisi untuk perkembangan tubuh dan kesehatan, melainkan juga memberikan pengaruh psikologis yang sangat positif terhadap si kecil.

Menurut Tanti Diniyanti, Psikolog di Kemang Medical Care, menyusui (ASI) adalah kegiatan yang saling menguntungkan bagi ibu dan bayi. Bagi bayi, ia dapat tumbuh dan ber kembang dengan lebih optimal melalui ASI yg diberikan langsung oleh ibunya.

"ASI dapat memenuhi semua kebutuhan dasar bayi untuk tumbuh dan berkembang, baik kebutuhan fisik seperti gizi dan kesehatan serta kebutuhan kasih sayang, yakni psikologis, emosi, kedekatan attachment atau bonding ibu dengan bayi serta kebutuhan rangsangan panca indranya," paparnya pada Rabu (23/5/2018).

Kemudian, bila bayi tumbuh sehat dan tenang, sang ibu pun akan semakin nyaman dan refleks pengaliran ASI makin lancar. Ibu pun akan terpengaruh dengan refleks pengaliran ASI. Bila kondisi psikologis ibu baik, maka aliran ASI pun akan lancar sehingga bayi mudah menyusu.

Dengan menyusu ASI, sang bayi akan merasa tenang, aman, nyaman, sehat, kenyang, dan kuat karena kebutuhan utamanya terpenuhi dari ibunya sendiri dan kelak meningkatkan rasa percaya diri dan rasa percaya pada ibunya sendiri.

Proses ini pun akan membentuk hubungan emosi yang kuat, seperti kehangatan, rasa saling membutuhkan, disayang, dicintai, saling bergantung (emotional bonding).

Panca indera bayi pun jadi semakin berkembang, yaitu melalui tatapan mata, sentuhan kulit dan pelukan, senandung atau perkataan ibu melalui pendengaran bayi, membaui khasnya ASI dan aroma tubuh ibu serta gerakan-gerakan atau posisi anggota tubuh ibu saat menyusui.

Proses menyusui juga bagi bayi dapat mengembangkan ikatan batin dengan ibunya dan kedekatan yang terjalin berkembang ke arah yang positif (attachment). "Menyusui juga dapat mengembangkan proses belajar atau kecerdasan bayi."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
parenting, air susu ibu

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top