"Ocean's 8" Dobrak Film Waralaba

Film waralaba "Ocean's Eight" kembali diproduksi ulang dengan judul "Ocean's 8". Namun, ada yang berbeda dari film-film sebelumnya.
Aprianus Doni Tolok | 08 Juni 2018 07:18 WIB
Para aktris yang membintangi film Oceans 8: Cate Blanchett, Sarah Paulson, Anne Hathaway, Sandra Bullock, Mindy Kaling, Helena Bonham Carter dan Rihanna berpose di acara premier film "Ocean's 8" di Alice Tully Hall di New York City, 5 Juni 2018. - Reuters

Bisnis.com, NEW YORK - Film waralaba "Ocean's Eight" kembali diproduksi ulang dengan judul "Ocean's 8". Namun, ada yang berbeda dari film-film sebelumnya.

Film terbaru dari waralaba "Ocean's Eleven" diisi oleh bintang film perempuan sebagai pemeran utama dan dimaknai berbeda oleh sebagian orang.

Sebagian orang menganggap sosok perempuan perampok - di film-film sebelumnya didominasi oleh kaum pria - adalah sebuah terobosan baru di jantung Hollywood yang didominasi laki-laki. Bagi yang lain, hal tersebut justru dianggap sebagai ide yang buruk.

Bahkan, ada anggapan film ini muncul sebagai dinamika isu perlawanan kaum perempuan di industri film dunia yang tengah mencuat akibat kasus pelanggaran seksual yang melibatkan sejumlah nama besar aktor dan produser Hollywood.

Salah satu bintang film produksi Warner Bros tersebut, Sandra Bullock, menyanggah anggapan itu.

"Film ini sudah mulai diproduksi jauh sebelum sejumlah tuduhan pelanggaran seksual itu terjadi," ucapnya seperti dikutip dari Reuters.

Selain Bullock, pemain "Ocean's 8" lainnya adalah Cate Blanchett, Rihanna, Anne Hathaway, Mindy Kaling, Helena Bonham Carter, Sarah Paulson, dan bintang baru Awkwafina yang memiliki kemampuan akting yang telah banyak diganjar penghargaan.

Versi spin-off dari waralaba yang sukses diperankan oleh kaum pria menjadi pertaruhan bagi mereka yang ingin membalikkan dominasi laki-laki di Hollywood.

Sebagian pihak menyayangkan perubahan signifikan tersebut karena kemungkinan produksi ulang pada film waralaba bisa terus terjadi di kemudian hari.

Namun bagi Bullock, perubahan pemeran utama yang sebelumnya didominasi pria menjadi perempuan dianggapnya sebagai sebuah cara pandang baru pada film waralaba.

Menurut para analis box office, "Ocean's 8" diperkirakan akan menghasilkan US$ 30 juta hingga US$ 40 juta pada rilisannya di Amerika Utara. Sebaliknya, tidak sedikit pendapat yang muncul di media sosial, justru meragukan kesuksesan film itu.

"Mereka menghancurkan film waralaba klasik," tulis seorang YouTuber dengan nama akun Handsome Stalker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film hollywood

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top