Ternyata Berenang di Air Dingin Dapat Menyembuhkan Depresi

Menurut hasil penelitian yang diterbitkan British Medical Journal Case Reports, berenang di air dingin dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk depresi. Penelitian yang dipimpin oleh dokter Chris Van Tulleken dari University College, London, dan ditulis bersama oleh dua ilmuwan dari University of Portsmouth ini menemukan fakta seorang perempuanpasien merekayang menderita cemas berlebihan dan depresi parah ketika dia mencoba berenang di air dingin dan perempuan itu merasa lebih baik.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 19 September 2018 05:33 WIB
Ilustrasi berenang - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Menurut hasil penelitian yang diterbitkan British Medical Journal Case Reports, berenang di air dingin dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk depresi.

Penelitian yang dipimpin oleh dokter Chris Van Tulleken dari University College, London, dan ditulis bersama oleh dua ilmuwan dari University of Portsmouth ini menemukan fakta seorang perempuan—pasien mereka—yang menderita  cemas berlebihan dan depresi parah ketika dia mencoba berenang di air dingin dan perempuan itu merasa lebih baik.

Perempuan itu terus berenang dan gejala depresi serta cemas berlebihan yang dia derita mulai menunjukkan penurunan. Studi kasus ini merupakan penelitian pertama, dimana terapi air sangat mungkin untuk mengobati depresi.

Menurut beberapa peneliti, berikut adalah hasil penelitian bagaimana berenang di air dingin membantu meredakan depresi;

1.      Air dingin mengaktifkan respon stres dalam tubuh

Berenang di air dingin akan membangkitkan respons stres yang merupakan serangkaian reaksi fisiologis dan hormonal yang membantu mengelola berbagai jenis ancaman potensial. Ketika Anda berenang di air dingin, ada peningkatan tekanan darah, laju pernapasan dan hormon stres lepas. Tapi, jika Anda hanya berendam di air dingin selama beberapa kali dengan suhu 15 derajat Celsius atau kurang, respon stres akan berkurang.

2.      Air dingin mengaktifkan respon otak

Berenang dia air dingin sebagai terapi kejut akan memicu beta-endorphin dan noradrenalin di otak. Kejutan air dingin sangat mirip dengan terapi kejut listrik dalam banyak cara. Sejumlah besar impuls listrik bergerak dari ujung saraf kulit untuk mencapai otak. Mereka menyentak sistem otakAnda untuk meningkatkan energi, kejelasan, dan kewaspadaan. Reaksi ini memberikan efek yang menguntungkan untuk mengobati depresi.

3.      Mandi di air dingin dapat mengobati rasa cemas berlebihan

Peneliti Universitas Osaka menemukan fakta bahwa mandi air dingin memiliki efek positif dalam menurunkan hormon kortisol yang merupakan hormon stres yang muncul ketika rasa tegang dan cemas datang. Air dingin akan membuat pembuluh darah mengencang di mana hal tersebut dapat meningkatkan sirkulasi darah dari permukaan tubuh ke inti tubuh untuk menghemat panas. Ketika darah mengalir ke otak dan organ vital di dalam tubuh, ada sirkulasi oksigen yang membantu untuk detoksifikasi, itu membuat Anda merasa rileks dan berenergi.

Berikut adalah tips sebelum Anda mulai berenang di air dingin, seperti yang Bisnis lansir dari Boldsky.com;

Jika Anda menderita migrain dan memiliki masalah jantung, tanyakan kepada dokter Anda terlebih dahulu sebelum Anda mulai berenang air dingin.
Pastikan bahwa suhu air antara 15 hingga 20 derajat Celcius.
Mulai berenang di air dangkal dan secara bertahap lalu masuk lebih dalam.
Tinggallah selama dua hingga tiga menit sampai Anda merasa hangat dan atau sudah terjadi respon kejut dari air dingin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berenang, stres

Sumber : Boldsky

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top