Corum Pertahankan Dimensi Uniknya

Bagi wanita, jam tangan identik dengan unsur kemewahan. Hanya saja, terkadang kemewahan jam tangan belum cukup untuk menjadi sebuah pilihan. Tak jarang ditemui wanita yang mengedepankan unsur keunikan dalam memilih jam tangan.
Asteria Desi Kartika Sari | 21 Oktober 2018 00:17 WIB
Corum

Jam tangan menjadi salah satu item penting penunjang penampilan, bahkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Banyak desain dan produk jam tangan yang kian disesuaikan dengan kebutuhan mode sekaligus memperkuat identitas pemakainya, khususnya untuk kaum hawa.

Bagi wanita, jam tangan identik dengan unsur kemewahan. Hanya saja, terkadang kemewahan jam tangan belum cukup untuk menjadi sebuah pilihan. Tak jarang ditemui wanita yang mengedepankan unsur keunikan dalam memilih jam tangan.

Selain mendukung penampilan, wanita juga cenderung ingin tampil berbeda dari yang lain dengan memperhatikan unsur estetika dari aksesori yang dikenakannya, termasuk pada jam tangan.

Kebutuhan akan jam tangan mewah pada wanita inilah yang kemudian banyak menginspirasi beberapa label untuk terus memberikan inovasi yang berbeda, tak terkecuali label arloji prestisius Corum.

Sedikit berbeda dengan desain sebelumnya, sebuah putaran casing baja tahan karat, kristal safir berbentuk kubah, dan mahkota berbentuk gelembung dengan pegangan karet menjadi wajah baru. Jam tangan tersebut khusus dibuat untuk wanita, bagiannya mengadopsi desain pendahulu yang terkenal.

Desain yang melengkung bisa dibilang menjadi hal yang menakjubkan pada jam tangan ini. Kini, Corum’s Bubble terus memberikan inovasi terbarunya. Awalnya, seri tersebut hanya menyediakan tiga ukuran 42 mm, 47 mm, dan 52 mm. Namun, saat ini koleksi semakin dilengkapi dengan desain baru, bahkan dengan diameter 17 mm.

CEO Corum Jérôme Biard mengatakan versi 17mm saat ini memiliki panel batu yang cocok untuk pergelangan. Panel batu yang dimaksud seperti topaz pada gelang turquoise, ruby pada gelang berwarna merah dan berlian pada gelang cokelat. Tiga versi rangkaian jam tangan Bubble tersebut diproduksi sebanyak 18 buah untuk setiap warna.

“Dulu, kami sudah menawarkan beberapa koleksi langka Mini Bubble dalam 26 mm. Ini sekarang potongan paling dicari kolektor kami,” kata Biard melalui keterangan tertulis.

Menurutnya, dengan versi-versi tersebut, label dapat mempertahankan dimensi unik, dengan eksklusif dalam edisi terbatas Mini Bubble. Diharapkan melalui versi tersebut dapat menggugah semangat kolektor untuk memiliki jam tangan tersebut.

Detail kubah kristal safir yang dimiliki memiliki peran yang penting. Kubah didesain untuk membantu meningkatkan keterbacaan jam tangan pada diameter kecil. Artinya, gelembung kristal safir bertindak sebagai pembesar kaca. “Corum meningkatkan keterbacaan di sini, dengan menjaga jarum jam dan menit terlihat menonjol,” katanya.

Dengan desain unik tersebut, jam tangan tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai aksesori fesyen, permata, atau gelang yang semakin mempercantik pergelangan tangan Anda.

Tag : arloji, jam tangan
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top