Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Cara Positif Menghadapi Kekecewaan

Kekecewaan merupakan hal yang sangat wajar dan normal dialami oleh manusia.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 31 Desember 2018  |  14:53 WIB
Ilustrasi - Picsora
Ilustrasi - Picsora

Bisnis.com, JAKARTA—Kekecewaan merupakan hal yang sangat wajar dan normal dialami oleh manusia.

Setiap orang pernah merasakannya, khususnya bagi orang-orang yang memiliki ekpektasi terlalu tinggi terhadap orang lain dan kenyataan hidup.

Terlepas bahwa kekecewaan adalah persoalan wajar dalam perjalanan hidup, kita masih perlu belajar untuk mengatasinya. Hal ini penting untuk dilakukan agar kekecewaan tidak mengakar pahit dalam diri dan menghambar kualitas hidup kita.

Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi kekecewaan dilansir Lifehack.com:

1. Memperbaharui ‘aturan’ dalam diri

Kekecewaaan sangat mungkin disebabkan oleh aturan-aturan yang kita buat untuk diri kita sendiri. Aturan ini berubah target dan harapan yang kita buat untuk menjadi standar kebahagiaan.

Ambil contoh, kita memiliki aturan yang mengharuskan kita menjadi manusia sempurna tanpa kesedihan. Akibatnya ketika kesedihan melanda, kita merasa marah dan kecewa pada diri kita sendiri.

Untuk berhenti kecewa, kita juga harus berhenti memikirkan hal-hal yang berada di luar kontrol dan kendali kita sebagai manusia. Cobalah untuk meninjau kembali, siapa tahu aturan dalam diri Anda terlalu keras sehingga kekecewaan tidak kunjung hilang.

2. Fokus kepada visi

Kekecewaan bukanlah akhir dari segalanya. Ia hanyalah penghambat yang membuat Anda harus mundur selangkah. Namun, perlu diingat bahwa perjalanan Anda masih panjang ke depan, jangan biarkan kekecewaan mengaburkan pandangan Anda akan masa depan.

Ketika kita merasa kecewa dan putus asa, coba ingat kembali visi atau tujuan hidup kita, niscaya kita akan kembali bangkit dari kekecewaan.

3. Bangkit dan memulai kembali

Ketika Anda kecewa, satu-satunya cara untuk bangkit adalah memulainya kembali. Dalam hal ini diperlukan kebesaran hati untuk menerima apa yang terjadi dan berkomitmen untuk maju. Ingatlah, kita tidak hidup di masa lalu, tetapi masa kini dan bersiap untuk masa depan. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips gaya hidup
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top