10 Pikiran Jelek yang Perlu Segera Anda Singkirkan

Anda memutuskan untuk hidup lebih sehat dan bahagia, pastikan juga untuk membuang pikiran-pikiran jelek yang bisa meracuni hidup Anda. Menyingkirkan pikiran yang jelek akan menolong peningkatan kesehatan mental.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 13 Februari 2019  |  13:36 WIB
10 Pikiran Jelek yang Perlu Segera Anda Singkirkan
Ilustrasi stres - Reuters/Paul Hackett

Bisnis.com, JAKARTA - Anda memutuskan untuk hidup lebih sehat dan bahagia, pastikan juga untuk membuang pikiran-pikiran jelek yang bisa meracuni hidup Anda. Menyingkirkan pikiran yang jelek akan menolong peningkatan kesehatan mental.

Manusia memikirkan ribuan pemikiran setiap harinya, dan beberapa di antaranya bisa saja pikiran negatif yang meracuni jiwa. Apa saja pikiran jelek yang dapat meracuni kesehatan mental Anda? Berikut ini contohnya:

1. “Saya akan mengerjakannya nanti”

Pikiran seperti ini akan membuat Anda terbiasa untuk menunda aktivitas yang lebih penting. Manusia akan lebih termotivasi melakukan sesuatu apabila dia tidak terbiasa menunda pekerjaan.

2. “Saya tidak cukup mumpuni”

Pikiran seperti ini akan merusak kemampuan dan kesempatan Anda untuk sukses di tempat kerja, maupun dalam hubungan personal. Jangan menganggap diri Anda tidak cukup baik karena setiap orang berharga.

 3. “Memperhatikan diri sendiri adalah egois”

Anda perlu memperhatikan dan merawat diri dengan lebih baik dan hal tersebut bukanlah bentuk keegoisan. Kita sering merasa bersalah ketika mementingkan diri kita terlebih dahulu, padahal Anda juga perlu untuk diperhatikan. Memperhatikan dan merawat diri merupakan investasi yang baik untuk Anda, dan juga untuk orang-orang yang Anda cintai.

4. “Hidupnya lebih baik dari pada hidup saya”

Sangat mudah untuk membandingkan diri kita dengan orang lain, tetapi tidak mudah untuk menghargai pencapaian kita sendiri. Sayangnya pikiran seperti ini tidak membangun sama sekali, justru membuat kita semakin menyedihkan. Jadi, berhentilah membandingkan diri Anda dengan orang lain.

5. “Saya akan bahagia kalau..”

Kita sering menggantungkan kebahagian pada pencapaian, kesuksesan, kekayaan, dan semacamnya. Hal ini akan menghalangi Anda untuk menghargai kebahagiaan sederhana yang sebetulnya bisa didapatkan dengan mudah setiap hari.

6. “Saya tidak seharusnya merasa seperti ini”

Menghakimi perasaan dan emosi Anda bukanlah hal yang bijak. Perasaan dan emosi tidak selamanya bisa Anda kontrol. Kalau kita bisa memilih perasaan kita, mengapa semua orang tidak bahagia sepanjang waktu?

7. “Hal-hal semacam ini memang selalu terjadi pada saya,”

“Saya memang selalu sial,”, “Sudah takdirnya saya mengalami hal seperti ini,” merupakan pikiran yang dapat membuat kita selalu merasa menjadi korban dalam segala keadaan. Pemikiran ini juga dapat berkembang menjadi kebiasaan sehingga Anda merasa tidak pantas bahagia.

8. “Saya berharap penampilan saya sepertinya..”

Berharap memiliki tampang dan bentuk tubuh seperti orang lain bukanlah ide yang bagus. Anda perlu mencintai diri apa adanya dan menyadari keunikan diri sendiri.

9. “Saya seharusnya..”

Jangan paksa diri Anda untuk melakukan apa yang tidak perlu Anda lakukan. “Saya seharusnya begini, saya seharusnya begitu..” hanya akan membuat Anda makin kecewa, kehilangan kesempatan, dan makin sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

10. “Saya bodoh sekali,”

Menuduh diri sendiri dengan label yang negatif dapat merusak harga diri dan kepercayaan diri. Berhentilah mengkritik diri terlalu keras. Gantikan kalimat tuduhan itu dengan kalimat dukungan yang menyemangati diri Anda.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top