Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Radio di Kanada dan Belanda Setop Putar Lagu-lagu Michael Jackson

Sejumlah stasiun radio di Kanada dan Belanda memutuskan untuk berhenti menyiarkan lagu-lagu Michael Jackson sehubungan dengan dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan penyanyi tersebut.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 06 Maret 2019  |  07:08 WIB
Michael Jackson - femalefirst.co.uk
Michael Jackson - femalefirst.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah stasiun radio di Kanada dan Belanda memutuskan untuk berhenti menyiarkan lagu-lagu Michael Jackson sehubungan dengan dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan penyanyi tersebut.

Dugaan pelecehan seksual Jackson terungkap dalam film dokumenter 'Leaving Neverland' yang mulai ditayangkan di TV kabel Amerika Serikat, HBO, pada 3-4 Maret ini. Dalam dokumenter itu, Wade Robson dan James Safechuck, dua orang pria yang saat ini berusia 30-an tahun, mengaku mereka berteman dengan Jackson dan dilecehkan secara seksual olehnya mulai dari ketika mereka berusia 7 dan 10 tahun.

Mengutip Reuters, Rabu (6/3/2019), stasiun radio NH di Belanda menyatakan akan berhenti memainkan musik Jackson selama beberapa minggu.

"Saya tidak berpikir orang dapat mendengarkan lagu-lagu (Jackson) dengan cara yang sama lagi. Mereka seharusnya membuat Anda bahagia, membuat Anda bernyanyi dan menari, ”kata Editor Radio NH Arjan Snijders.

Cogeco Media Kanada, yang memiliki beberapa stasiun radio di Montreal, menyatakan telah menarik sementara lagu-lagu Jackson karena film dokumenter tersebut.

"Kami memperhatikan komentar para pendengar kami, dan film dokumenter yang dirilis pada Minggu malam menciptakan reaksi," kata juru bicara Cogeco Media Christine Dicaire. "Kami lebih suka mengamati situasinya dengan menghapus lagu dari stasiun kami, untuk saat ini."

Sementara itu, setelah penayangan film dokumenter tersebut, Presenter Oprah Winfrey dibombardir dengan pesan-pesan kebencian oleh fans Jackson.

Winfrey yang merupakan seorang penyintas kekerasan seksual, melakukan wawancara tindak lanjutnya sendiri atas film dokumenter terebut dengan Wade Robson dan James Safechuck dalam siaran khusus yang disiarkan pada Senin malam.

Winfrey menyadari serangan yang mungkin akan mereka hadapi karena wawancara tersebut.

"Semua kemarahan-kalian akan mendapatkannya," katanya saat wawancara. "Kamu akan mendapatkannya. Saya akan mendapatkannya. Kita semua akan mendapatkannya."

Robson memberi tahu Winfrey bahwa dia sudah menerima ancaman pembunuhan.

Sebelumnya, keluarga Jackson meradang dan mengecam film dokumenter 'Leaving Neverland'. Pihak keluarga menyebut film tersebut sebagai pembunuhan karakter dan membela pelantun 'Black or White' tersebut sepenuhnya tidak bersalah.

Mereka telah mengajukan gugatan terhadap HBO pada Februari lalu dengan mengatakan, HBO melanggar perjanjian tahun 1992 bahwa saluran kabel tidak akan meremehkan Jackson.

Para penggemar Jackson di seluruh dunia memberi dukungan kepada sang raja pop itu menggunakan tagar Twitter #MJInnocent. Beberapa dari mereka menggalang dana untuk memasang poster di bus London dengan slogan "Fakta Jangan Berbohong. Orang-orang melakukannya. MJInnocent. "


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

radio michael jackson
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top