Jerawat Jangan Dipencet!

Jerawat yang membandel memang bikin pusing. Tak hanya merusak penampilan, tetapi juga membuat seseorang menderita karena jerawat menimbulkan gatal, panas, dan merah.
Tika Anggreni Purba | 07 Maret 2019 13:01 WIB
Ilustrasi - acnetreatmentshq

Bisnis.com, JAKARTA - Jerawat yang membandel memang bikin pusing. Tak hanya merusak penampilan, tetapi juga membuat seseorang menderita karena jerawat menimbulkan gatal, panas, dan merah.

Walau usia Anda tidak remaja lagi, jewarat masih cenderung muncul. Faktanya, jerawat dipengaruhi oleh hormon, stres, dan juga pori-pori yang tertutup minyak, sel kulit mati, dan juga bakteri. Hal ini berarti, semua orang masih rentan mengalami jerawat.

Banyak pilihan perawatan untuk mengatasi jerawat, tetapi kadang kala banyak orang yang memilih cara yang salah sehingga jerawat makin parah. Apa saja kesalahan dalam merawat kulit berjerawat?

1. Berlebihan dalam membersihkan kulit

Banyak orang yang berjerawat merasa bahwa untuk mengatasi jerawat dia harus membersihkan wajahnya sesering mungkin. Inilah kesalahan yang paling sering terjadi, karena pembersihan berlebihan justru dapat menyebabkan kulit semakin teriritasi. Sebaiknya jangan pula menggunakan scrub ketika berjerawat karena dapat menyebabkan peradangan yang lebih parah.

2. Memencet jerawat

Mungkin Anda sangat tergoda untuk memencet jerawat, tetapi sebaiknya jangan lakukan itu. Hal tersebut justru akan membuat kulit Anda terluka dan meninggalkan bekas. Lukanya dapat mengalami infeksi sehingga memperburuk kondisi kulit Anda.  

3. Tidak menggunakan pelembab

Kulit yang berjerawat sering kali menjadi kering, apalagi jika Anda tengah menggunakan obat yang mengandung retinoids untuk mengobatinya. Banyak orang yang tidak berani menggunakan pelembab karena takut memperparah kondisi kulitnya. Padahal, menggunakan pelembab yang tidak menutup pori-pori akan membantu kulit tetap sehat sekalipun sedang berjerawat.

4. Tidak menggunakan tabir surya

Penggunaan tabir surya tetap diperlukan sekalipun Anda sedang berjerawat. Kulit tetap membutuhkan proteksi dari sinar matahari. Pilihlah tabir surya yang dapat melindungi kulit Anda, tanpa merusak proses perawatan kulit berjerawat Anda.

5. Tidak memperhatikan ketombe

Jangan lupa dengan kesehatan kulit kepala Anda. Ketombe yang tidak diatasi umumnya berkontribusi sebagai penyebab jerawat.

6. Menggunakan benzoil peroksida berlebihan

Umumnya, orang menggukan obat yang mengandung benzoil peroksida sebagai antibakteri yang dapat menyembuhkan jerawat yang meradang. Hal ini sah-sah saja, akan tetapi perhatikan dosis penggunaannya. Jangan berlebihan karena justru dapat menyebabkan kulit makin teriritasi dan kering.

7. Menghentikan perawatan terlalu cepat

Beberapa produk perawatan jerawat mengklaim dapat menyembuhkan jerawat dengan cepat, padahal perawatan jerawat tidak bisa dilakukan hanya dalam waktu 24 jam. Setidaknya membutuhkan waktu 6-8 minggu untuk melihat perkembangannya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kulit, jerawat

Sumber : Web MD

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup