Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Livi Zheng Promosi Budaya Indonesia Lewat Film

Sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng mengungkapkan keinginannya untuk terus memasukkan unsur-unsur budaya lokal Indonesia ke dalam filmnya.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 15 Maret 2019  |  07:14 WIB
Livi Zheng Promosi Budaya Indonesia Lewat Film
Sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng ketika ditemui Bisnis.com di Jakarta, Kamis (14/3/2019) - Denis Riantiza M
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng, mengungkapkan keinginannya untuk terus memasukkan unsur-unsur budaya lokal Indonesia ke dalam filmnya.

"Pasti saya akan terus mengangkat kebudayaan Indonesia, seperti sebelumnya pernah syuting di Madura, Sumatra, Yogya, Jawa Barat. Jadi kami memang selalu berusaha syuting di Indonesia," ujar Livi Zheng ketika berbincang dengan Bisnis.com di Jakarta, Kamis malam (14/3/2019).

Meski meniti karir di negeri orang, wanita kelahiran Blitar, Jawa Timur ini memiliki prinsip untuk tidak pernah melupakan tempat dari mana dia berasal. Baginya, segala sesuatu yang melekat pada tempat asalnya bisa menjadi sumber inspirasi, serta kekuatan dari cerita yang ingin disampaikan dalam filmnya.

"Saya selalu mencoba memasukkan unsur-unsur Indonesia di film saya, karena menurut saya 'we should remember where we come from because our root is our strenght and inspiration'," ungkapnya.

Angkat Gamelan

Baru-baru ini, ia membuat film berjudul ‘Bali: Beats of Paradise’, sebuah film yang mengangkat gamelan dan budaya Bali. Film ini mengisahkan perjalanan hidup Nyoman Wenten, seniman gamelan yang tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat bersama istrinya Nanik Wenten.

Menurutnya, gamelan merupakan budaya Indonesia yang sangat unik. Ia bahkan tak menyangka bahwa musik gamelan sebenarnya sudah dipakai menjadi musik di beberapa film Hollywood, seperti Avatar dan Star Trek, juga game nintendo Super Mario Bros. Dari situlah, ia ingin membuat gamelan menjadi lebih dikenal di dunia.

"Saya selalu suka (gamelan) tapi enggak tahu background-nya dan ini luar biasa bagi saya. Makanya, waktu itu saya berpikir ini kalau enggak jadi layar lebar yang ditayangin di bioskop-bioskop Amerika, I will regret this," ujar Livi Zheng.

'Bali: Beats of Paradise'  sudah dirilis di Amerika Serikat tahun lalu. Livi Zheng sangat senang filmnya bisa mendapat sambutan baik dari masyarakat Amerika. Bahkan film ini sempat terpilih masuk dalam seleksi Oscar 2019 untuk nominasi Best Picture, bersaing dengan film sekelas 'Black Panther', 'Aquaman', dan lainnya.

Rencananya ‘Bali: Beats of Paradise’ akan mulai tayang di bioskop Indonesia  pada Juli 2019 mendatang. Livi Zheng berharap filmnya mendapat antusiasme yang sama besar dari masyarakat Indonesia.

Berkat film "Bali Beats of Paradise" yang telah mempromosikan destinasi wisata Nusantara ke dunia, Livi juga mendapat penghargaan Tourism Marketeers of The Year 2019. Penghargaan yang itu diserahkan pada ajang WOW BRAND Festive Day 2019.

"I'm very happy, di sini di-recognize. Sebelumnya sudah dapat di Amerika, seneng banget ketika di Indonesia sama Pak JK (Jusuf Kalla) disambut baik. So really happy to get support."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film Livi Zheng
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top