Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Alasan Pasien Lebih Pilih Berobat ke Malaysia

Ada beberapa faktor yang mempengaruh seserang memilih berobat ke luar negeri. Misalnya saja karena pertimbangan kecanggihan teknologi. Sehingga menurut pasien, pemeriksaan dapat dilakukan secara detail dan akurat.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 10 April 2019  |  07:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Ada beberapa faktor yang memengaruh seserang memilih berobat ke luar negeri. Misalnya saja karena pertimbangan kecanggihan teknologi. Sehingga menurut pasien, pemeriksaan dapat dilakukan secara detail dan akurat.

Hal tersebut juga diakui oleh Kartika Utami, salah satu warga Batam. Dia bercerita ayahnya lebih memilih melakukan medical check-up di Johor Malaysia.

“Kalau menurut keluarga kami pemerikasaan di sana lebih lengkap. Waktu itu papa terdeteksi hepatitis, itu 5 tahun yang lalu sewaktu melakukan general check-up di Malaysia. Kemudian kami pulang di Indonesia, dan mencoba untuk berobat di Indonesia saja,” jelas Kartika kepada Bisnis dikutip Selasa (9/4/2019).

Dia bercerita ketika melakukan pemeriksaan di Indonesia hal yang terdeteksi di Malaysia tidak terbaca di Indonesia. Bahkan, dia mengatakan laporan hasil pemeriksaan di Malaysia semacam tidak menjadi pertimbangan untuk pemeriksaan selanjutnya.

“Waktu di Johor itu terdeteksi semua, kenapa waktu di Indonesia tidak herankan?. Terus baru terdeteksi 1 tahun belakangan ini, kan jadi penangannya terlambat,” katanya.

Belum lagi, lanjutnya dari segi biaya pemeriksaan di Malaysia lebih murah jika dibandingkan dengan Indonesia. Menurut pengalamannya, biaya pemeriksaan lengkap di Malaysia sekitar RM400. Sedangkan, cek laboratorium untuk kebutuhan asuransi di Indonesia harus bayar Rp2,5 juta itupun tidak seluruhnya dibaca lengkap.

“Kalau aku bilang sih diagnosisnya lebih akurat dan efisien sih. Tapi bukannya mau mengabaikan dokter di Indonesia ya, tapi faktanya memang begitu,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

operasi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top