ASI Tak Lagi Hanya untuk Bayi, Orang Dewasa pun Bisa

Industri susu formula di AS dan Jerman tengah mengembangkan kandungan ASI yang dapat direplikasi untuk kemudian dikonsumsi oleh segala usia, termasuk orang dewasa.
ASI Tak Lagi Hanya untuk Bayi, Orang Dewasa pun Bisa
Reni Lestari - Bisnis.com 14 April 2019  |  21:01 WIB
ASI Tak Lagi Hanya untuk Bayi, Orang Dewasa pun Bisa
Air Susu Ibu. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Umumnya air susu ibu atau ASI dikonsumsi oleh bayi hingga maksimal usia 2 tahun. Namun baru-baru ini industri susu formula di AS dan Jerman tengah mengembangkan kandungan ASI yang dapat direplikasi untuk kemudian dikonsumsi segala usia, termasuk orang dewasa.

Perusahaan kimia terkemuka dari AS, DowDuPont dan BASF SE dari Jerman menginvestasikan jutaan dolar untuk meningkatkan produksi gula yang ditemukan secara alami pada ASI.

Dua perusahaan tersebut mengincar pelanggan yang berpotensi lebih besar yakni orang dewasa. DowDuPont memperkirakan pasar tahunan bisa mencapai US $1 miliar.

Gula alami pada ASI yang tengah berusaha direplikasi adalah oligosakarida, padatan ketiga pada Air Susu Ibu alami setelah laktosa dan lemak.

Rachael Buck, peneliti kepala yang melakukan riset di Similac Abbott Laboratories menjelaskan, kandungan tersebut memberi makan bakteri baik pada usus besar. Hal itu menjelaskan mengapa bayi yang disusui cenderung lebih baik daripada yang diberi susu formula.

Terkait kandungan ASI yang merupakan suplemen kesehatan baru untuk orang dewasa, Abbott Laboratories pada 2016 adalah yang pertama menambahkan oligosakarida ke susu formula bayi Similac.

“Itu hanya harta karun yang menarik yang belum kami temukan,” kata Buck, seperti dilansir Bloomberg, Minggu (14/4/2019).

Menurut penelitian, oligosakarida memperkuat sistem kekebalan yang berkembang, membantu melawan infeksi dan peradangan sambil membantu perkembangan otak pada bayi.

Studi baru juga menunjukkan bahwa manfaat tersebut dapat meluas ke orang-orang dari segala usia, sesuai dengan ketertarikan konsumen terhadap probiotik atau bakteri baik yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh manusia.

Oligosakarida sintetis berasal dari pencarian industri susu formula untuk memproduksi pengganti ASI yang sedekat mungkin dengan yang asli. Manfaat yang diakui masih dipandang dengan skeptis oleh beberapa komunitas ilmiah - terutama ketika mereka datang menawarkan harga premium.

"Jangan pernah berasumsi bahwa penambahan komponen ASI benar-benar membuat susu formula seperti ASI," kata Steven A. Abrams, ketua komite American Academy of Pediatrics tentang nutrisi.

Oligosakarida dapat mengarah pada perawatan untuk penyakit dewasa seperti sindrom iritasi usus, alergi dan bahkan penuaan otak. Sebuah penelitian pada hewan di laboratorium Abbott menunjukkan bahwa oligosakarida menstimulasi saraf vagus, yang menghubungkan usus hingga otak.

"Hal ini memiliki potensi untuk membantu perkembangan otak di awal kehidupan dan di kemudian hari, membantu penurunan kinerja otak," kata Buck.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
air susu ibu

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top