Ini Tantangan Artis Raihaanun Berperan dalam Film 27 Steps of May

Beberapa film Indonesia bakal meramaikan layar lebar pada Mei 2019. Salah satunya adalah film 27 Steps of May yang dibintangi oleh artis Raihaanun sebagai tokoh May.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 25 April 2019  |  06:21 WIB
Ini Tantangan Artis Raihaanun Berperan dalam Film 27 Steps of May
Para Kru Film 27 Steps of May berfoto bersama - Bisnis/Eva Rianti

Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa film Indonesia bakal meramaikan layar lebar pada Mei 2019. Salah satunya adalah film 27 Steps of May yang dibintangi oleh artis Raihaanun sebagai tokoh May.  

May diceritakan sebagai seorang perempuan yang mengalami trauma berkepanjangan akibat kejadian kekerasan seksual yang dialaminya ketika berusia 14 tahun. Kejadian itu membuat kondisi psikologisnya sangat terguncang hingga membuatnya menarik diri dari kehidupan selama delapan tahun. 

Saking traumanya, bahkan May hampir tidak pernah berbincang dengan bapaknya yang diperankan oleh Lukman Sardi. Raihaanun bercerita bahwa dalam film tersebut banyak terjadi konflik batin. Itu menjadi tantangan yang cukup besar baginya untuk memerankan peran May yang cenderung banyak diam.

“Film yang tidak ada dialognya lebih sulit ketimbang yang ada dialognya. Harus meluapkan emosi dengan benar,” ujarnya, baru-baru ini.

Sang produser film 27 Steps of May Wilza Lubis mengungkapkan, film tersebut diproduksi dengan skrip yang tidak biasa dan mengandung elemen-elemen yang sangat detail. Adapun, gaya komunikasinya cenderung non verbal, sebagai interpretasi dari kondisi psikis para tokoh, baik May maupun Bapak.

“Gaya bertuturnya ini bagaimana merasakan, bukan hanya sebagai korban tetapi juga keluarga korban,” katanya.

Pada film tersebut, tokoh Bapak turut merasakan imbas akibat kejadian yang dialami oleh anaknya. Untuk meluapkan amarahnya, dia kerapkali bertinju di ring maupun di kerangkeng. Kondisi psikis sang bapak juga tampak sangat terguncang.  

Wilza menambahkan, film tersebut memberi gambaran bahwa kasus kekerasan seksual yang dialami oleh perempuan tidak hanya berakibat pada psikologis korban, namun juga berpengaruh kepada orang-orang di sekitar korban, terutama anggota keluarga.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top