Tips Puasa : Tetap Sehat dan Bugar Sepanjang Hari

Bulan Ramadhan selain sebagai ibadah, menahan lapar dan dahaga mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari juga mendatangkan manfaat kesehatan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 10 Mei 2019  |  07:51 WIB
Tips Puasa : Tetap Sehat dan Bugar Sepanjang Hari
Aerobik - amazine.co

Bisnis.com, JAKARTA - Bulan Ramadan selain sebagai ibadah, menahan lapar dan dahaga mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari juga mendatangkan manfaat kesehatan.

Namun, banyak anggapan keliru yang berdampak terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh seperti pola dan asupan makanan yang kurang tepat saat sahur dan berbuka puasa.

Jovita Amelita, Dokter Ahli Gizi mengatakan banyak anggapan keliru mengenai pola konsumsi saat bulan Ramadhan yang justru malah memicu berbagai keluhan. Antara lain, makan dengan porsi berlebih saat sahur agar merasa kenyang seharian.

Selain itu, ada pula yang melewatkan makan sahur agar berat badan turun, padahal ini justru berimbas pada nafsu makan lebih besar saat berbuka puasa sehigga porsi makan lebih banyak, sertatidak memperhatikan komposisi dan nutrisi pada saat sahur dan berbuka yang justru menjadi kunci ketahan tubuh selama berpuasa.

“Nyatanya saat sahur tubuh membutuhkan nutrisi yang tepat dengan jumlah yang memadai agar kuat berpuasa 12-13 jam serta tetap nyaman dalam melakukan kegiatan sehari-hari, bukan hanya sekedar kenyang,” ujarnya.

Menurutnya, asupan nutrisi yang tak seimbang dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri lambung, sakit kepala, dehidrasi, konstipasi bahkan stress karena kurang makan, minum dan istirahat yang cukup. Apalagi jika mengonsumsi makanan berlemak, manis, ataupun karbohidrat yang berlebihan, justru akan meningkatkan jumlah kalori dan berpotensi obesitas.

Untuk itulah, Jovita memberikan lima tips dalam dalam memilih makanan saat puasa khususnya sahur agar tubuh tetap bugar seharian.

Pertama, pilih hidangan sahur dengan komposisi gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan kalori harian. Makanan yang lengkap dan berenergi dapat memenuhi kebutuhan energ sepanjang hari.

Makanan dengan karbohidrat kompleks dapat melepaskan energi secara perlahan selama puasa. Komponen makanan yang seimbang juga dapat mengoptimalkan kondisi tubuh yang terdiri dari; 50%-60% karbohidrat, 15%-20% protein dan 20%-25% lemak.  

Kedua, cukupi kebutuhan cairan dan zat besi saat sahur sehingga dapat membantu distribusi oksigen tetap terjaga selama berpuasa. Ini akan membuat tubuh terasa lebih bugar, tidak mudah lemas dan mudah mengantuk.

Ketiga, untuk mengurangi rasa haus, hindari gorengan dan hidangan yang mengandung banyak garam. Lebih lanjut, makanan yg digoreng akan memperlambat pengosongan lambung sehingga memicu naiknya asam lambung. Serta jangan lupa untuk penuhi kebutuhan cairan 2 liter per harinya.

Keempat, hindari konsumsi makanan manis yg berasal dari karbohidrat sederhana berlebih saat sahur, karena akan lebih mudah diserap dan dicerna oleh tubuh yang justru akan membuat tubuh mudah merasa lapar. Jika ingin mengonsumsi makanan manis, pilihlah makanan  manis yang berasal dari karbohidrat kompleks seperti seperti sayur, buah dan umbi-umbian.

Berolahraga Saat Puasa

Kelima, biasakan untuk berolahraga selama puasa. Latihan ringan sebelum atau sesudah berbuka puasa dengan durasi pendek dan intensitas lebih rendah akan membantu kebugaran tubuh selama Ramadan.

“Berolahraga saat puasa ini akan membuat kita tetap fit dan bugar karena kalau ngga beraktivitas justru akan membuat kita lebih loyo dan cetap cape,” ujarnya.

Meski demikian, dia menyarankan agar selama bulan puasa, olahraga dilakukan setelah berbuka puasa jika merasa terlalu lelah saat berpuasa. Sebab, biasanya mendekati waktu berbuka puasa, tubuh lebih terasa lemas dan haus karena tidak memiliki banyak energy.

“Saya menyarankan sesudah berbuka puasa, makan sedikit yang mengandung karbohidrat sederhana untuk mengembalikan energy, kemudian beri jeda sekitar 10 hingga 15 menit lalu boleh dilanjutkan dengan berolahraga,” tuturnya.

Beberapa pilihan olahraga ringan yang dapat dipilih antara lain jogging, berenang, bersepeda, serta aerobic ringan dengan durasi sekitar 30 hingga 45 menit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Puasa, Ramadan

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top