Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Alasan Tisu Basah Berbahaya Digunakan

Tisu basah memang sangat praktis digunakan sehingga kadang selalu berada di tas anda.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 20 Mei 2019  |  07:41 WIB
Tisu basah - Istimewa
Tisu basah - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tisu basah memang sangat praktis digunakan sehingga kadang selalu berada di tas Anda. 

Mulai dari membersihkan makan hingga aktifitas ekskresi biasanya anda akan selalu berdekatan dengan tisu basah. Dikutip dari British Daily dan Times of India pada Senin (20/5/2019), tisu basah ternyata memiliki risiko yang sangat tinggi terhadap kesehatan, berikut ulasannya.

1. Mengandung bahan kimia racun

Laporan dari Reuters menyebut kalau tisu basah bisa menyebabkan ruam di area sensitif. Hal ini dipertegas dengan studi kasus di mana seorang pria tidak dapat berjalan setelah menggunakan tisu basah di area sensitifnya. 

Beberapa dari produk tisu basah memang memiliki kandungan methylchloroisothiazolinone atau MCI yang bisa sangat berbahaya bagi kulit. 

2. Menyebarkan lebih banyak bakteri

Jangan salah sangka kalau selain membersihkan kotoran, ternyata beberapa produk tisu basah malah menyebarkan lebih banyak bakteri. 

Penelitian yang dilakukan di Cardiff University menyebutkan kalau menggunakan sabun dan air bahkan lebih ampuh membunuh kuman dibandingkan menggunakan tisu basah. 

3. Mengandung plastik yang tidak baik bagi lingkungan

Kebanyakan tisu basah mengandung fiber plastik yang tidak bisa di daur ulang. Ketika sampah tisu basah dibuang dan dikonsumsi oleh binatang laut, bukan tidak mungkin mereka akan seketika mati dibuatnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat tisu bakteri
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top