Alat pemindai panas tubuh untuk memantau penumpang dari Singapura yang berpotensi terjangkit virus cacar monyet (monkeypox)./Antara
Health

Kementerian Kesehatan dan Singapura Kerja Sama Cegah Penularan Cacar Monyet

Ria Theresia Situmorang
Selasa, 28 Mei 2019 - 11:23
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Terjadinya penyakit cacar monyet (monkeypox) di Singapura membuat Indonesia melakukan upaya pencegahan di antaranya dengan menjalin kerja sama penanganan penyakit menular dan tidak menular.

Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek menjelaskan kalu upaya pencegahan penyakit cacar monyet memang sangat sulit sehingga ia menginisiasi untuk menjalin kerjasama dengan Singapura.

“Memang sekarang kita agak sulit ya, dalam arti mobilisasi manusia ini kan cepat sekali. Jadi memang wara-wiri ini banyak sekali. Terakhir seperti cacar monyet yang kita takutkan, kami sudah ketemu dengan menteri kesehatan Singapura kebetulan kita lagi bikin MoU sama Singapura, saya juga nanyain tentang (cacar monyet),” ujar Nila saat memastikan kesiapan Ambulans di Kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Senin (27/5/2019).

Nila  menuturkan kalau penanganan cacar monyet di Singapura sangat bagus. Orang yang terkena cacar air diisolasi dan orang-orang yang ada riwayat kontak dengan pasien diawasi.

“Saya ingatkan karena cacar monyet ini asalnya dari monyet, tolong hati-hati juga, karena penyakit menular ini dari binatang cukup banyak, dari 10 penyakit infeksi, ada 6 dari binatang. Jadi saya minta hati-hati juga ya,” ucapnya.

Perjanjian kerja sama dalam penanganan penyakit menular dan tidak menular itu dilakukan pada Rabu (22/5/2019) di Jenewa pada sidang World Health Agenda ke-72. Pada kesempatan tersebut dibahas tentang pengendalian penyakit cacar monyet yang sempat menjadi bahan pembicaraan dan kecemasan di berbagai negara, khususnya juga di Indonesia.

Menteri Kesehatan Singapura menyampaikan bahwa kasus cacar monyet memang sudah ditangani secara maksimal. Satu penderita asal Nigeria dan 23 orang yang kontak dengan penderita sudah keluar dari sistem kekarantinaan dan sudah diperbolehkan untuk pulang melakukan aktivitas sehari-hari bersama dengan masyarakat Singapura yang lain karena sudah tidak ditemukan gejala dan tanda cacar monyet.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro