Mudik Bersama Ibu Hamil? Begini Persiapannya

Membawa keluarga untuk pulang ke kampung halaman menjadi momen penting menjelang Idulfitri. Tentu, untuk bertemu dengan sanak saudara di kampung halaman, kondisi fisik dan jiwa harus fit. Bagaimana agar mudik tetap menyenangkan bersama ibu hamil?
Mudik Bersama Ibu Hamil? Begini Persiapannya Tika Anggreni Purba | 28 Mei 2019 13:24 WIB
Mudik Bersama Ibu Hamil? Begini Persiapannya
Ibu hamil - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Membawa keluarga untuk pulang ke kampung halaman menjadi momen penting menjelang Idulfitri. Tentu, untuk bertemu dengan sanak saudara di kampung halaman, kondisi fisik dan jiwa harus fit. Bagaimana agar mudik tetap menyenangkan bersama ibu hamil?

Kerinduan akan orangtua, sanak saudara, dan kerabat di kampung halaman dapat terbayarkan setelah perjalanan mudik yang tidak selalu mudah. Masyarakat yang merantau umumnya menjalani tradisi mudik untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Tantangan perjalanan mudik juga beragam, mulai dari mahalnya harga tiket transportasi, kemacetan, bahkan kondisi fisik yang kurang prima. Belum lagi jika mudik harus dilakukan bersama dengan anggota keluarga yang sedang hamil, anak-anak, atau lansia.

Biasanya kerepotannya menjadi berlipat ganda. Alangkah baiknya untuk menyiapkan segala persiapan yang penting sebelum mudik.
 
Apabila harus mudik dengan anggota keluarga yang tengah hamil, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan terlebih dahulu.

Hal ini penting untuk mengetahui apakah perkembangan janin dan kondisi ibu hamil siap untuk menjalani perjalanan mudik atau tidak. Apalagi biasanya perjalanan mudik tidak ditempuh dalam waktu singkat, tentu kondisi fisik dan mental ibu hamil mesti diperhatikan.
 
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Muhammad Fadli dari RS Pondok Indah-Pondok Indah Jakarta mengatakan bahwa waktu yang paling aman bagi ibu hamil untuk melakukan perjalanan jauh adalah pada trimester kedua.

“Ibu hamil biasanya sudah melewati masa mual dan muntah pada fase ini,” katanya.
 
Muhammad  juga menganjurkan agar keluarga mencermati riwayat kesehatan perempuan hamil tersebut, misalnya apakah pernah mengalami perdarahan atau kontraksi dini sebelumnya. Periksakan kehamilan terlebih dahulu melalui USG untuk mengetahui perkembangan janin sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan mudik.
 
“Pilihlah juga transportasi yang memiliki waktu tempuh paling singkat, atau memungkinkan ibu hamil untuk beristirahat secara periodik,” katanya lagi.

Fadli juga menganjurkan agar para ibu hamil memperhatikan hidrasi dengan minum air yang cukup selama perjalanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran, ibu hamil, idulfitri

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top