Mengapa Pria Korea Menggunakan Skin Care dan Makeup?

Pernahkah terlintas di pikiran Anda mengapa boyband EXO menjadi brand ambassador produk skin care dan kosmetik Nature Republic atau boyband fenomenal BTS yang menjadi model untuk brand skin care Mediheal?
Ria Theresia Situmorang | 07 Juni 2019 09:06 WIB
Boyband Korea Selatan BTS atau Bangtan Boys - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pernahkah terlintas di pikiran Anda mengapa boyband EXO menjadi brand ambassador produk skin care dan kosmetik Nature Republic atau boyband fenomenal BTS yang menjadi model untuk brand skin care Mediheal?

Bukankah seharusnya produk skin care atau kosmetik harusnya mempertontonkan feminitas dengan mengusung model seorang wanita dengan kulit cerah dan merona?

Selain karena popularitas kpop yang sangat mendunia, salah satu alasan mengapa kebanyakan member boyband juga adalah salah satu model brand make up dan skin care adalah karena di Korea Selatan, pria juga memakai produk make up!

Skin care adalah bisnis yang besar di Korea Selatan dengan industri kecantikan yang menghasilkan keuntungan hingga US$ 7.2 milyar atau Rp102 triliun  per tahunnya. Kebanyakan perusahaan terus berinovasi dengan produk berbahan natural seperti aloe vera, tea tree, cantella asiatica bahkan lendir siput.

Pria millenial asal Korea Selatan diketahui menyumbang 1/5 keuntungan dari produk skin care secara keseluruhan di negeri ginseng tersebut. Menurut data yang dihimpun oleh cuepoint, 20% produk kosmetik pria di seluruh dunia dimiliki oleh pria asal Korea Selatan. Ini artinya ada 25 juta jiwa pria asal Korea Selatan menggunakan kosmetik atau skin care. 

David Cho, salah satu pemilik website market place kecantikan Soko Glam mengatakan kalau produk kosmetik pria tidak ada hubungannya dengan penyimpangan seksual. Ia percaya akan ada saatnya pergerakan makeup akan sampai di luar Korea Selatan. 

Ia menekankan kalau di Korea Selatan, penampilan sangatlah berperan penting bagi kehidupan. Preferensi perusahaan di Korea Selatan biasanya akan merekrut calon karyawan yang menurut mereka berpenampilan menarik sehingga berwajah awet muda dengan badan ideal adalah impian semua orang yang ada di sana. 

"Hidung mancung, mata yang besar dan dada yang bidang adalah gambaran pria yang maskulin namun tidak di Korea Selatan," ucap Tony Medina, CEO Seoul Guide Medical, salah satu perusahaan kecantikan di Gangnam, Seoul. 

"Pria tidak harus memiliki otot untuk terlihat maskulin. Maskulin bisa saja berarti pria merawat kulitnya," tambahnya.

Di Korea Selatan, BB cream seperti barang wajib sehingga banyak pria yang bahkan tidak menganggapnya sebagai produk make up. Salah satu selebriti youtube Haeppy asal Kanada yang kini tinggal di Seoul, Korea Selatan sangat tidak setuju dengan stereotype kalau pria seharusnya tidak memakai make up.

"Ini bukan jamannya lagi 'kalau dia pakai make up, dia pasti homo'. Di sini sama sekali tidak ada persepsi begitu. Ketika saya mencukur alis dan memakai makeup, semuanya bisa berubah. Ini aneh, tapi semua wanita seakan memperhatikan saya," ucap Haeppy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korea

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top