Kulari ke Hutan: Kampanye Perlindungan Hutan Indonesia Lewat Aktivitas Lari

Hutan Itu Indonesia (HII) sebuah gerakan terbuka untuk menumbuhkan kecintaan terhadap hutan di Indonesia kembali menggelar ajang lari bertajuk Kulari ke Hutan yang akan dilaksanakan pada 30 Juni 2019.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  20:34 WIB
Kulari ke Hutan: Kampanye Perlindungan Hutan Indonesia Lewat Aktivitas Lari
Konferensi pers ajang lari "Kulari ke Hutan" di bilangan Senayan, Jakarta, Kamis (27/6) - Bisnis/Syaiful M

Bisnis.com, JAKARTA – Hutan Itu Indonesia (HII) sebuah gerakan terbuka untuk menumbuhkan kecintaan terhadap hutan di Indonesia kembali menggelar ajang lari bertajuk Kulari ke Hutan yang akan dilaksanakan pada 30 Juni 2019.

Setelah sukses mengadakan dua kali gelaran serupa pada 2016 dan 2017 kemarin, tahun ini acara tersebut kembali diadakan untuk mengajak masyarakat mengambil peran untuk menjaga dan melestarikan hutan di Indonesia dengan cara yang menyenangkan, yakni gelaran lari.

Co-founder HII sekaligus inisiator Kulari ke Hutan Rinawati Eko mengatakan bahwa perbedaan acara yang digagasnya dengan gelaran lari lainnya ada pada misi yang ingin disampaikan, yang tak lain adalah menjaga hutan.

Dia menyampaikan salah satu perbedaan Kulari ke Hutan yang digelar pada tahun ini dengan gelaran pada tahun sebelumnya adalah adanya kategori untuk anak. Jadi, akan ada dua kategori pada event tahun ini yaitu kategori umum dan kategori anak dengan jarak tempuh lari yang berbeda.

“Selain itu, sama seperti tahun sebelumnya misi yang kami bawa yaitu melindungi hutan diwujudkan dalam bentuk adopsi pohon. Jadi, pelari yang telah menempuh jarak 5 kilometer berarti telah mengadopsi satu pohon di hutan Indonesia,” katanya di Jakarta, Kamis (27/6).

Rinawati menjelaskan bahwa adopsi pohon berarti mendonasikan sejumlah dana untuk penjagaan pohon yang sudah tumbuh puluhan hingga ratusan tahun. Dalam pelaksanaannya, program adopsi pohon ini melibatkan masyarakat yang tinggal di sekita hutan dalam proses, perawatan, dan pelestarian pohon tersebut.

Pada dua gelaran Kulari ke Hutan sebelumnya, HII telah mengadopsi 2.211 pohon dari hasil lari ribuan kilometer para peserta. Pihaknya menyebutkan bahwa tahun ini Kulari ke Hutan akan diikuti oleh sekitar 600 orang peserta.

Sementara itu, Arief Taufani selaku race director menjelaskan rute lari kategori umum meliputi Pintu 4 Gelora Bung Karno (GBK) – Pintu 7 GBK – car free day (CFD) Sudirman – jembatan Semanggi – CFD Sudirman – lalu kembali ke Pintu 4 GBK.

Sementara, untuk kategori anak rutenya dimulai dari tempat yang sama Pintu 4 GBK kemudian mengelilingi Stadion dan kembali ke garis start.

Event lari ini punya misi yang sangat penting untuk hutan Indonesia, tetapi pada akhirnya acara ini merupakan fun run jadi jangan terlalu di porsir nanti ketika pelaksanaan. Tetap enjoy,” ujar Arief.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
marathon

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top