Tampil Gaya dengan Tas Ramah Lingkungan

Tas fesyen yang keren tak melulu berbahan material kulit. Tas-tas dari bahan-bahan alami melalui proses kerajian tangan atau handicraft juga bisa tampil lebih gaya.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 05 Juli 2019  |  16:32 WIB
Tampil Gaya dengan Tas Ramah Lingkungan
Tas bahan eceng gondok yang diproduksi CV Rizqan Mufidah - dok.pribadi

Bisnis.com, JAKARTA Tas fesyen yang keren tak melulu berbahan material kulit. Tas-tas dari bahan-bahan alami melalui proses kerajian tangan atau handicraft juga bisa tampil lebih gaya.

Salah satu contoh tas fesyen handicraft yang unik adalah tas-tas yang diproduksi oleh CV Rizqan Mufidah, sebuah UMKM berbasis salingmas (sains, lingkungan, dan masyarakat). Perusahaan yang berbasis di Surabaya tersebut memproduksi tas-tas yang terbuat dari bahan alami berupa eceng gondok. 

Owner CV Rizqan Mufidah Supardi mengungkapkan bahwa semua tas produksinya bernilai ramah lingkungan. Hal itu bisa dilihat dari melamin yang digunakan pada tas, yakni menggunakan water base.

“Biasanya kan pakai tiner, saya pakai air untuk melapisi enceng gondok. Keunggulannya memang dibikin ramah lingkungan,” tuturnya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Tas-tas fesyen buatannya dominan berwarna cokelat. Ketika disentuh, tekstur dari tas-tas tersebut terasa halus, tatanan sulaman pitanya juga simetris, dan tampilannya terlihat sangat natural.

Dia menjelaskan, ciri khas dari tasnya dilihat dari adanya sulam pita. Secara umum, biasanya tas-tas sejenis hanya polosan saja, sementara tas Supardi diinovasikan dengan ragam aksesori seperti sulam pita. Tas bersulam pita ini pun telah dikenal pasar sebagai identitas produk dari Surabaya.

Untuk memperkaya inovasi, secara rutin dilakukan penyegaran dengan produk-produk anyar. Hingga kini sudah ada lebih dari 30 bentuk dan model tas. Selain anyar, tas-tas tersebut juga memiliki kebaruan, dari segi aksesori maupun desainnya.

"Harga tas-tas ini  mulai dari Rp150.000 hingga Rp600.000," tutupnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fesyen, fashion

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top