Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengapa Sebagian Orang Tak Memiliki Empati?

Dalam kehidupan sehari-hari, ada saja orang yang tidak memiliki empati. Kehadiran mereka terkadang membuat kita heran, marah, frustasi, gelisah, dan kecewa.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  14:36 WIB
Sedekah
Sedekah

Bisnis.com, JAKARTA—Dalam kehidupan sehari-hari, ada saja orang yang tidak memiliki empati. Kehadiran mereka terkadang membuat kita heran, marah, frustasi, gelisah, dan kecewa.

“Kok ada ya orang seperti ini?” terlontar tiap kali kita menghadapi orang yang tak berempati.

Bagaimana tanda-tanda orang yang kurang memiliki empati atau bahkan tidak memiliki empati?

Bagaimana cara menghadapinya jika dia adalah orang di sekitar kita?

Meskipun manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, beberapa orang mengalami emphaty deficit disorder, yakni kondisi yang membuat orang tidak memiliki empati sebagaimana mestinya.

Berikut ini beberapa tanda seseorang mengalami ganggauan empati atau tidak memiliki empati:

  1. Suka mengkritik orang lain tanpa menempatkan diri pada posisi orang tersebut.
  2. Mereka hanya percaya pada kebenaran dan ide dari dirinya sendiri dan meyakini orang yang berbeda pandangan darinya adalah orang bodoh dan salah.
  3. Mereka sulit untuk merasa bahagia untuk orang lain.
  4. Mereka sulit untuk berteman.
  5. Mengalami kesulitan bergaul dengan anggota keluarga.
  6. Mereka merasa berhak menerima bantuan dan memanfaatkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya.
  7. Mereka tersinggung jika tidak mendapatkan apa yang diinginkan.
  8. Mereka mengatakan sesuatu dengan tujuan menyakiti orang lain dan menyalahkan tindakan itu kepada orang lain.
  9. Mereka percaya bahwa orang lain yang bersalah atas reaksi buruk dan kasar yang diperbuatnya.

Bagaimana menghadapi orang yang tidak berempati?

  1. Jangan marah dan menghakimi agar Anda tidak terjebak dalam tekanan emosional. Ingatkan diri Anda bahwa mereka yang memiliki masalah emosional, bukan Anda.
  2. Jangan mencoba membuat mereka memahami perasaan Anda atau mencoba menanamkan empati pada dirinya. Anda hanya akan membuang waktu dan energi.
  3. Bicarakan saja soal fakta dengan mereka, tak perlu membicarakan perasaan Anda. Lebih mudah untuk berkomunikasi dengan cara ini karena mereka tidak akan merasa disalahkan atau dipermalukan.
  4. Menetapkan batasan untuk berinteraksi dengannya untuk mengindari pertengkaran.
  5. Luangkan waktu bersama orang-orang yang Anda percayai dan yang membuat Anda merasa aman sehingga Anda bisa merasa nyaman.
  6. Harga diri kita tidak boleh didasarkan pada persetujuan atau validasi dari orang lain, sehingga jangan ambil pusing perkataannya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sosial manusia Kepribadian

Sumber : Lifehack.org

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top