Perempuan Indonesia Makin Melek Bahan Produk Skincare

Sebuah riset menunjukkan bahwa terjadi peningkatan percakapan daring tentang bahan skincare dari 15,7% pada 2014 menjadi 20,6% pada 2018. Riset tersebut juga memperkirakan bahwa percakapan terkait masih akan naik menjadi 22,6% pada 2020.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  15:01 WIB
Perempuan Indonesia Makin Melek Bahan Produk Skincare
Panel diskusi bertajuk "The New Age of Skincare in Indonesia" di Jakarta, Kamis (8/8/2019) - BISNIS/Syaiful M

Bisnis.com, JAKARTA – Konsumen perempuan di Indonesia mulai menunjukkan tren pemahaman dan kepedulian terhadap bahan dan kandungan yang ada dalam sebuah produk skincare.

Riset yang dilakukan oleh perusahaan layanan konsultasi Science Art Communication (SAC) bersama 6Estates, sebuah perusahaan teknologi berasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) asal Singapura melakukan riset mengenai hal tersebut dari 937,372 percakapan online antara 2014 hingga 2018.

Hasilnye menunjukkan bahwa terjadi peningkatan percakapan daring tentang bahan skincare dari 15,7% pada 2014 menjadi 20,6% pada 2018. Riset tersebut juga memperkirakan bahwa percakapan terkait masih akan naik menjadi 22,6% pada 2020.

Director Consumer Market & Insight 6Estates Rachel Zhou mengatakan hal tersebut didorong oleh beberapa hal. Pertama, bahwa perempuan Indonesia mulai tertarik dengan ilmu pengetahuan, termasuk dalam bahan-bahan dan kandungan dari sebuah produk.

Kedua, mulai banyak perempuan Indonesia yang menginginkan produk kosmetik dengan bahan natural sehingga mereka perlu mengetahui hal itu. Ketiga, produk Korea yang mendapatkan perhatian para pecinta kosmetik lokal.

“Seperti yang kita tahu, salah satu strategi yang dilakukan brand (kosmetik) Korea adalah memberikan penjelasan mengenai bahan yang digunakan dalam produknya hingga apa saja khasiat yang terkandung atau istilahnya literasi dermatologi,” katanya dalam diskusi The New Age of Skincare Indonesia di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Zhou menambahkan beberapa kandungan alami yang seringkali di sebut dalam percakapan daring perempuan Indonesia adalah Azelaic Acid, Spirulina, Orchid, Aloe Vera, Niacinamide, dan Arburtin.

Chief Operating Officer SAC Rayandityo Muktiaki mengatakan ada dua tipe produk yang mendapatkan manfaat dari meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap bahan produk kosmetik, yaitu produk yang dianjurkan para dermatologi dan merek yang memiliki kandungan alami.

Menurutnya, kedua tipe produk ini akan menuai momentum yang maksimal bila terus menonjolkan kandungan alaminya, “terutama bila brand fasih memanfaatkan saluran media digital. Forum, ulasan, dan tutorial video bisa menjadi kanal penting dalam memengaruhi keputusan konsumen,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perawatan kulit, kosmetik

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top