Jangan Tabu Membahas Uang dengan Pasangan

Membahas uang dengan pasangan adalah salah satu tanda hubungan yang sehat. Sebab, hal itu dapat memperkuat cinta dan kepercayaan satu sama lain dan bisa menghindari masalah keuangan yang serius ke depannya.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  17:23 WIB
Jangan Tabu Membahas Uang dengan Pasangan
Ilustrasi - Sheknows

Bisnis.com, JAKARTA – Apakah Anda merasa nyaman untuk mendiskusikan uang dengan pasangan? Atau seberapa sering Anda berbicara tentang masalah yang berhubungan dengan uang dengan pasangan Anda?

Membahas uang dengan pasangan adalah salah satu tanda hubungan yang sehat. Sebab hal itu dapat memperkuat cinta dan kepercayaan satu sama lain dan bisa menghindari masalah keuangan yang serius ke depannya.

Para ahli berpendapat bahwa berbicara tentang uang dengan pasangan ternyata mengarah ke hubungan yang lebih bahagia. Seperti diketahui, komunikasi yang baik selalu dianggap sebagai salah satu faktor penyumbang hubungan yang sehat.

Survei tentang 'Cinta dan Uang' oleh TD Bank menemukan bahwa sebagian besar pasangan berbicara tentang masalah yang berkaitan dengan uang.

“Terlepas dari usia mereka, generasi yang lebih muda berbicara lebih awal dan lebih sering dengan pasangan mereka tentang uang. Dan hasilnya menunjukkan mereka lebih bahagia dalam hubungan mereka daripada generasi lain,” kata Ryan Bailey, head of consumer deposits, payments and personal lending di TD Bank, dilansir dari Boldsky. 

Uang Dapat Mengarah Ke Pertarungan Serius

Selama hari-hari awal menjalin hubungan, pasangan menetapkan beberapa prioritas untuk hubungan mereka dan menciptakan transparansi. Tetapi ketika salah satu bekerja keras untuk menghasilkan uang, sementara yang lain menghabiskan banyak uang, pasangan tersebut kemungkinan akan menjalani fase yang sulit.

“Kecurangan dalam finansial adalah hal yang nyata dan dapat menjadi sangat sulit untuk melepasnya jika berjalan terlalu lama,” kata Priya Malani, pengusaha dan mitra di Stash Wealth, sebuah perusahaan perencanaan keuangan.

Dia menambahkan bahwa salah satu pertengkaran terbesar dalam suatu hubungan dapat berupa pergumulan finansial. Orang-orang yang berbohong setelah menghabiskan dana bersama kemungkinan akan kehilangan kepercayaan pasangannya.

Lebih lanjut, orang yang terbiasa menghabiskan uang untuk kebutuhan mereka sendiri mungkin merasa sulit untuk berbagi uang dengan orang lain. Tetapi menjadi lebih sulit ketika uang yang dimaksudkan untuk dua orang diatur dan dikelola oleh hanya satu orang. 

Hutang Kartu Kredit Dapat Membuat Masalah

Orang yang memiliki hutang kartu kredit dapat menghadapi masalah hubungan karena pasangannya mungkin menganggapnya sebagai pemboros uang yang tidak bertanggung jawab. Hutang kartu kredit jadi dianggap menyebabkan stigma sosial.

Menurut Go Banking Rates, orang yang memiliki pinjaman lain, seperti student loans (pinjaman dari lembaga keuangan dan fintech untuk danai biaya kuliah) dianggap telah melakukan investasi yang signifikan, sedangkan orang dengan hutang kartu kredit tidak dianggap sebagai mitra yang baik.

April Masini, pakar relationship dan pendiri relationship advice forum AskApril.com mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi yang layak bagi kebanyakan orang, sementara pembelian kartu kredit tampak lebih sewenang-wenang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
relationship

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top