BPOM Setujui Trastuzumab Emtansine untuk Obat Kanker Payudara Stadium Lanjut

PT. Roche Indonesia mengumumkan pengobatan inovatif terbaru yakni trastuzumab emtansine, yang diperuntukkan bagi pasien kanker payudara tipe HER2-positif stadium lanjut atau metastik.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  08:03 WIB
BPOM Setujui Trastuzumab Emtansine untuk Obat Kanker Payudara Stadium Lanjut
Ilustrasi kanker payudara - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT  Roche Indonesia mengumumkan pengobatan inovatif terbaru yakni Trastuzumab Emtansine, yang diperuntukkan bagi pasien kanker payudara tipe HER2-positif stadium lanjut atau metastik.

Jenis pengobatan ini dilaporkan sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  sebagai sebuah terobosan dalam pengobatan kanker payudara HER2 positif dengan kombinasi 2 agen antikanker dalam 1 obat. 

"Ini merupakan antibody-drug conjugate dengan kombinasi terapi sehingga efek sampingnya sangat sedikit. Pengobatan ini bekerja langsung pada sel-sel yang cepat tumbuh untuk mengurangi perkembangan sel tumor, mencegah tidak tumbuh," ujar Dr Andika Rachman, spesialis Hematologi-Onkologi Medik, Rabu (28/8/2019). 

Inovasi dalam pengobatan kanker sangat penting seiring dengan peningkatan akses masyarakat terhadap inovasi tersebut, sehingga kehadiran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagai sebuah oasis bagi masyarakat terkhususnya golongan menangah ke bawah untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas. 

Trastuzumab Emtansine diharapkan menjadi jenis pengobatan yang sudah termasuk skema pembiayaan JKN.

"Skemanya sudah ada di 41 negara, dan kita membandingkan dengan yang ounya BPJS. Kita menyadari kita punya keterbatasan," terang DR Cosphiadi Irawan, spesialis Hemotologi-Onkologi Medik. 

Pada akhirnya, cost-sharing dianggap sebagai salah satu solusi pelayanan kesehatan masyarakat bagi pasien kanker payudara stasium lanjit. Dalam hal ini terdapat kerjasama antara pemerintah dan farmasi sudah dilakukan di beberapa negara seperti Vietnam, Thailand, Malaysia dan sebagainya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kanker, bpom, kanker payudara

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top