Taylor Swift Menebar Cinta di Kota Paris

Taylor Swift menebar cinta di Kota Paris melalui konser perdana album terbarunya yang berjudul Lover di Olympia Music Hall, Prancis, pada Senin (9/9/2019) waktu setempat
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 10 September 2019  |  17:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Taylor Swift menebar cinta di Kota Paris melalui konser perdana album terbarunya yang berjudul Lover di Olympia Music Hall, Prancis, pada Senin (9/9/2019) waktu setempat. 

Album ketujuh Taylor Swift ini dirilis di seluruh dunia sejak 23 Agustus 2019. Album tersebut berisi lagu-lagu bernuansa romantis, cerah, dan berwarna daripada sejumlah lagu pada album sebelumnya, Reputation (2017).

Dilansir dari Reuters, tiket konser itu tidak dijual secara bebas, melainkan hanya didistribusikan melalui kontes yang diselenggarakan oleh label rekaman Taylor Swift di 37 negara. Hanya para pemenang yang beruntung bisa menyaksikan konser tersebut.

Tay Tay, demikian penggemar menyebutnya, belum pernah tampil kembali di Prancis semenjak batal mengisi konser di Stadion Le Zenith pada 2011. Sejak saat itu, Taylor Swift menjejakan kaki di Prancis hanya sebatas mempromosikan album terbarunya. 

Dalam wawancaranya dengan surat kabar Le Parisien pada Mei 2019, Taylor Swift mengatakan, ingin melepas duri yang menancap di hati publik akibat catatan pada masa lalu itu. "Paris adalah prioritas," ujar pelantun lagu Shake it Off itu. 

Dia pun mewujudkannya. Dalam ruangan berkapasitas 2.000 kursi itu, Taylor membayar catatan masa lalunya lewat keintiman yang terjalin dengan penonton. Penonton juga tak henti mengelukan namanya ketika Taylor memainkan lagu-lagu terbaru lewat petikan gitar dan sentuhan di atas tuts piano.

Tak hanya dari penampilan, interaksi antara Taylor Swift dengan pentonton juga terjalin mesra. Dia mengaku kepada penggemarnya bahwa menyukai kompleksitas dari jatuh cinta. "Cinta adalah sesuatu yang menarik bagi saya," ujar Taylor Swift. 

Pemenang selusin Grammy Awards ini juga mengungkapkan bahwa baginya, lagu-lagu ciptaanya yang dibuat melalui piano dan gitar, merupakan gambaran dari tiap perasaan.  Taylor menganalogikan lagunya seperti foto yang mampu mengaktifkan ingatan untuk sesaat. 

Tebaran cinta dari Taylor Swift kali ini langsung dibalas oleh para penikmatnya. Audrey, penggemar yang beruntung mendapatkan tiket pada menit akhir, itu mengaku sangat antusias dengan penampilan Tay Tay. "Fantastis," kata Audrey yang masih berusia 12 tahun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Taylor Swift

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top